
PEKANBARU - Kawasan Masjid Agung Annur di Kota Pekanbaru akan segera memiliki ruang publik yang lebih luas dan tertata. Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PUPR-PKPP) tengah mengebut pemindahan Gardu Hubung (GH) 05 Annur milik PT PLN (Persero) di Jalan Sultan Syarif Kasim.
Pengerjaan di lapangan saat ini berpusat pada pembongkaran pagar pembatas gardu lama. Secara bersamaan, instalasi pengganti mulai dibangun di dalam area pekarangan Masjid Agung Annur. Pelaksana Tugas Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR-PKPP Riau, Khairul Rizal menargetkan seluruh konstruksi bangunan fisik gardu listrik yang baru tuntas awal November 2026 mendatang.
"Saat ini masih berproses untuk pembongkaran pagar kelilingnya, sambil menunggu pekerjaan fisik gardu yang baru," jelas Khairul, Kamis (24/9/2026).
Ia memastikan alur pengerjaan berjalan sesuai jadwal agar sistem kelistrikan di area tersebut segera beroperasi. Relokasi infrastruktur kelistrikan ini diproyeksikan untuk membuka lahan bekas gardu menjadi sentra kegiatan masyarakat.
Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto menyebutkan perluasan lahan tersebut akan memberi ruang lebih besar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ruang publik yang memadai dinilai mampu menarik lebih banyak pengunjung, sehingga roda perekonomian warga lokal ikut terangkat.
"Kan Pemkot sering buat kegiatan di sana, kadang kita juga bikin acara di sana. Jadi kawasannya akan lebih luas dan bisa menampung banyak stan UMKM," paparnya.
Penataan kawasan ini terintegrasi dengan pembenahan Jalan Sultan Syarif Kasim yang melintas tepat di depan SMA Negeri 1 Pekanbaru. Jalur tersebut merupakan satu dari 16 ruas jalan kota yang status pengelolaannya telah dialihkan ke pemerintah provinsi.
Sebelumnya, ruas jalan ini telah diperlebar hingga mencapai 24 meter pada 2024 lalu. Pelebaran infrastruktur tersebut direalisasikan saat SF Hariyanto masih menjabat sebagai Penjabat Gubernur Riau. ***