PEKANBARU – Perombakan birokrasi Pemerintah Kota Pekanbaru kembali bergulir. Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru, Aidhil Nur Putra, meminta 17 pejabat yang baru dilantik Wali Kota Agung Nugroho segera menunjukkan kinerja, terutama dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Aidhil menyampaikan hal tersebut setelah pelantikan 17 pejabat di aula lantai 6 Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru, Tenayan Raya, Senin, 26 Oktober 2026. Empat diantaranya merupakan kepala dinas.

Menurut Aidhil, perombakan birokrasi merupakan bagian dari upaya memperbaiki kinerja pemerintahan. Namun, penempatan pejabat di posisi baru perlu diikuti dengan pelaksanaan tugas yang terukur dan pelayanan publik yang berjalan baik.

“Yang pasti kita mengapresiasi kebijakan Wali Kota Pak Agung dengan terus memperbaiki birokrasinya. Tentu dengan menempatkan orang-orang yang terbaik,” kata Aidhil.

Ketua Fraksi NasDem DPRD Pekanbaru itu mengingatkan bahwa jabatan yang diberikan kepada para pejabat bukan sekadar amanah, melainkan tanggung jawab yang harus dijalankan secara profesional.

Ia berharap para pejabat baru dapat memastikan setiap organisasi perangkat daerah (OPD) bekerja sesuai tugas dan fungsinya, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat.

“Mereka yang diamanahkan dalam jabatan terbaru ini diharapkan bekerja maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam hal apa pun itu,” ujarnya.

Dalam perombakan kali ini, sejumlah pejabat mengalami pergeseran posisi. Masykur Tarmizi yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perhubungan kini dipercaya sebagai Asisten III Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru.

Posisi Kepala Dinas Perhubungan selanjutnya ditempati Muhammad Firdaus, yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

Sementara itu, Firmansyah Ekaputra berpindah dari jabatan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menjadi Kepala Bappeda.

Perubahan juga terjadi pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Firman Hadi, yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru, kini dipercaya memimpin badan tersebut.

Adapun Danil Perdana menjabat Sekretaris BPKAD sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPKAD setelah Firmansyah Ekaputra berpindah jabatan.

Perubahan susunan pejabat tersebut menempatkan sejumlah nama pada tanggung jawab baru di bidang transportasi, perencanaan pembangunan, pengelolaan keuangan daerah, dan manajemen aparatur sipil negara.

Bagi DPRD, tantangan setelah pelantikan bukan hanya memastikan jabatan terisi, tetapi juga melihat bagaimana pejabat menjalankan kewenangannya. Kinerja OPD dan kualitas pelayanan yang diterima masyarakat menjadi bagian penting untuk menilai hasil perombakan birokrasi tersebut. ***