
SELATPANJANG – Upaya meminimalisasi risiko bencana kebakaran sejak dini terus didorong di lingkungan pendidikan. Puluhan guru dan murid SDN 02 Kudap di Kecamatan Tasik Puteri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, mengikuti pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) bersama tim Forest Protection PT Gemilang Cipta Nusantara (GCN) Restorasi Pulau Padang, Senin (5/10/2026).
Kegiatan yang terselenggara atas permintaan pihak sekolah ini memberikan pengenalan langsung mengenai jenis, fungsi, dan kegunaan alat penanganan awal kebakaran. Selain menerima materi, para tenaga pendidik juga langsung mempraktikkan cara menyemprotkan APAR melalui simulasi yang dipandu oleh tim perlindungan hutan GCN.
"Kegiatan pelatihan ini sangat bermanfaat bagi warga sekolah untuk memahami langkah awal penanganan kebakaran. Melalui simulasi ini, kami jadi lebih paham cara kerja dan penggunaan APAR secara tepat," jelas Kepala SDN 02 Kudap, Aryanti, SPd.
Praktik lapangan tersebut, tambahnya, sangat membantu para guru agar lebih percaya diri saat menghadapi kondisi darurat sungguhan di lingkungan sekolah.
Manajer PT GCN Restorasi Pulau Padang, Andareas Halomoan Harianja, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan dalam berbagi keterampilan dasar pencegahan kebakaran kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional.
"Kami berharap seluruh peserta didik mengenal fungsi APAR. Khusus bagi tenaga pendidik, praktik ini diharapkan menjadi bekal keterampilan dasar yang siap diterapkan kapan pun kondisi darurat itu terjadi," terang Andareas.
Sebagai pemegang izin Restorasi Ekosistem Riau (RER) di Pulau Padang, PT GCN secara rutin menjalankan program perlindungan ekosistem, pemantauan keanekaragaman hayati, dan pencegahan kebakaran lahan. Edukasi kesiapsiagaan di tingkat sekolah dasar ini menjadi salah satu wujud keterlibatan aktif perusahaan bersama masyarakat setempat guna menjaga keselamatan lingkungan. ***