
BAGANSIAPIAPI – Tiga orang tak dikenal terekam kamera pengawas (CCTV) melakukan aksi pencurian dengan modus unik di sebuah konter ponsel yang berlokasi di Jalan Darma, Kelurahan Sinaboi, Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir. Demi menyamarkan identitas, komplotan ini nekat beraksi mengenakan topeng, daster, serta jilbab layaknya perempuan.
Peristiwa pembobolan itu terjadi pada 17 Oktober 2026 sekitar pukul 04.30 WIB, di saat pemilik toko sedang tertidur lelap. Para pelaku berhasil menggasak uang tunai sebesar Rp10 juta dan 1.300 Ringgit Malaysia, serta lima unit ponsel cerdas berbagai merek seperti Samsung, Vivo, Redmi, dan Oppo. Tak hanya itu, mereka juga menyapu bersih isi etalase yang memajang ratusan kartu perdana, voucer internet, serta berbagai aksesori.
Berdasarkan keterangan korban berinisial AS (31), total kerugian materiel yang dialaminya ditaksir mencapai lebih dari Rp40 juta. Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran Unit Reskrim Polsek Sinaboi langsung bergerak melakukan penyelidikan, olah tempat kejadian perkara (TKP), serta menganalisis petunjuk dari rekaman CCTV di lokasi kejadian.
Kerja keras pihak kepolisian membuahkan hasil. Kapolres Rohil, AKBP Alfa Faroqi melalui Kasi Humas Polres Rohil, Ipda Anton mengonfirmasi bahwa tim yang dipimpin oleh Kapolsek Sinaboi, Iptu Johanes Untung Sormin berhasil mengamankan satu dari tiga tersangka pencurian tersebut.
"Unit Reskrim Polsek Sinaboi berhasil menangkap tersangka berinisial A alias I yang berusia 29 tahun. Saat ini, dua pelaku lainnya masih dalam pencarian. Kami mohon doanya agar pelaku lain dapat segera ditangkap," terang Ipda Anton, Minggu (25/10/2026).
Tersangka A alias I diringkus di kediamannya yang juga berada di kawasan Sinaboi. Dari tangan tersangka, polisi turut menyita sejumlah barang bukti sisa hasil kejahatan, di antaranya 10 unit kabel pengisi daya (charger) dan satu bungkus LCD ponsel. Saat ini, tersangka tengah menjalani pemeriksaan intensif guna membongkar tempat persembunyian dua rekannya yang masih buron.
Sebagai langkah antisipasi kejahatan serupa, kepolisian meminta masyarakat agar lebih peka terhadap kondisi keamanan lingkungan sekitar, terutama pada jam-jam rawan di dini hari.
"Kami mengimbau masyarakat Sinaboi dan sekitarnya, jika mengetahui adanya tindak pidana, segera hubungi polisi agar kami bisa bertindak cepat mengungkapnya," tegas Ipda Anton. ***