
PEKANBARU - Suasana khidmat menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Dharma, Pekanbaru, saat jajaran petinggi militer dan kepolisian di Riau memberikan penghormatan kepada para pendahulu bangsa. Prosesi Ziarah Nasional yang dipimpin langsung oleh Panglima Kodam (Pangdam) XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Dr Agus Hadi Waluyo ini menjadi napak tilas perjuangan dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI, Senin (28/9/2026).
Rangkaian penghormatan tersebut ditandai dengan prosesi mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga di monumen utama, hingga penaburan bunga di atas pusara para pejuang. Turut hadir dalam agenda ini, Kapolda Riau Irjen Pol Dr Herry Heryawan, Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris, Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Dr Agustatius Sitepu, Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) Agung Nugroho Kusumaji, beserta perwakilan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XIX/Tuanku Tambusai, Kolonel Inf Muhammad Faisal Rangkuti menjelaskan bahwa ziarah ini membawa pesan moral yang mendalam bagi seluruh prajurit aktif. Momentum tersebut dihadirkan untuk meneladani pengorbanan tanpa pamrih dari para pahlawan yang telah meletakkan fondasi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Ziarah Nasional ini merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan kita kepada para pahlawan yang telah memberikan pengorbanan bagi bangsa dan negara," tuturnya.
Lebih jauh, pewarisan nilai-nilai kejuangan dinilai mutlak dilakukan secara berkelanjutan kepada generasi penerus. Jiwa pengabdian serta tanggung jawab pahlawan harus menjelma menjadi landasan kokoh bagi setiap prajurit TNI dalam menghadapi dinamika tugas menjaga keutuhan wilayah pertahanan.
"Semangat perjuangan, pengabdian, dan kecintaan kepada bangsa dan negara harus terus dijaga. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas prajurit untuk menjaga kedaulatan negara dan keutuhan wilayah NKRI," tegasnya.
Agenda ziarah ini ditekankan bukan sekadar rutinitas seremonial yang sekadar menggugurkan kewajiban tahunan. Melainkan difungsikan sebagai ruang introspeksi sekaligus evaluasi terhadap jejak panjang pengabdian prajurit TNI di tengah kehidupan masyarakat luas.
"Melalui kegiatan ini, kita mengingat kembali perjuangan para pahlawan sekaligus meneguhkan tekad untuk melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara," pungkasnya. ***