
PEKANBARU - Kebutuhan dapur yang terus menuntut pengeluaran sering kali membuat warga harus cermat memutar otak. Merespons kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan BUMD PT Riau Pangan Bertuah kembali membuka layanan operasi pasar murah yang tersebar di enam lokasi di Kota Pekanbaru mulai Senin (28/9/2026).
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau, Tetty Nurdianti menjelaskan, program ini dirancang untuk meringankan beban pengeluaran masyarakat sekaligus menjaga ketersediaan bahan pangan di pasaran. Pelaksanaan kali ini tercatat sebagai agenda ke-181 yang diselenggarakan pemerintah daerah sepanjang tahun 2026.
"Hari ini masuk pada operasi pasar murah ke-181 yang telah kita gelar sepanjang 2026. Ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov Riau dalam memastikan ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga di tengah masyarakat," tuturnya, Senin (28/9/2026).
Beragam kebutuhan dapur ditawarkan dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran umum. Warga bisa menebus beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) seharga Rp60.000 per lima kilogram, gula pasir seharga Rp18.000 per kilogram, serta produk Minyakita yang dibanderol Rp15.500 per bungkus. Selain itu, tersedia pilihan beras premium jenis Anak Daro dan Sokan seharga Rp84.500 per lima kilogram, beserta telur ayam di harga Rp49.000 per papan.
Untuk menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat, layanan belanja terjangkau ini digilir selama sepekan penuh. Pada hari pertama, distribusi dipusatkan di dua titik, yakni halaman Kantor Karantina Hewan Jalan Pattimura dan Kantor Kelurahan Air Dingin.
Rangkaian distribusi bahan pokok tersebut kemudian berlanjut menyapa warga di Kelurahan Sialang Rampai, Selasa (29/9/2026), dan bergeser ke Kantor Camat Rumbai Barat, Rabu (30/9/2026). Menjelang akhir pekan, titik kumpul dialihkan ke Kantor Lurah Rumbai Bukit, Kamis (1/10/2026), sebelum akhirnya ditutup di Kantor Lurah Palas, Jumat (2/10/2026).
Mengingat tingginya minat warga terhadap sembako murah, loket pelayanan akan dibuka serentak setiap pukul 08.30 WIB di masing-masing lokasi. Tetty mengingatkan para pembeli untuk tetap mematuhi budaya antre agar pendistribusian berjalan tertib tanpa insiden desak-desakan.
"Pasar murah akan dimulai pada pukul 08.30 WIB. Kita harapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib. Dan kami mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah, guna mengurangi penggunaan kantong plastik," pungkasnya. ***