JAKARTA – Keterbatasan biaya tak menyurutkan semangat petinju asal Kabupaten Kepulauan Meranti, Amin Ardinda, untuk mengukir prestasi di panggung nasional. Bertarung di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju Amatir Piala Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) 2026, Amin sukses mempersembahkan medali perak untuk Provinsi Riau.

Amin yang turun di kategori elite kelas 80 kilogram putra harus mengakui keunggulan petinju Aceh, Ibnu Hibban, pada partai final yang berlangsung Minggu (25/10/2026) malam.

Meski gagal membawa pulang emas, keberhasilan Amin menembus partai puncak menjadi pencapaian membanggakan bagi Kepulauan Meranti. Apalagi, perjuangan para atlet dan pelatih Riau di kejuaraan tersebut dilakukan dengan biaya pribadi.

Ketua Pertina Kabupaten Kepulauan Meranti, Ardiansyah, SH MSi mengaku bangga atas pencapaian Amin. Menurutnya, medali perak yang diraih merupakan bukti bahwa atlet daerah mampu bersaing dengan petinju dari berbagai provinsi.

"Ini pencapaian yang luar biasa. Amin sudah mampu menembus final dan membawa pulang medali perak di kejuaraan tingkat nasional. Tentunya ini menjadi kebanggaan bagi Kepulauan Meranti dan Provinsi Riau," ujar pria yang akrab disapa Jack Ardiansyah itu kepada GoRiau.com, Senin (26/10/2026).

Jack berharap, prestasi tersebut tidak membuat Amin cepat berpuas diri. Sebaliknya, keberhasilan ini harus menjadi pijakan untuk meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi yang lebih tinggi.

"Harapan kita, prestasi Amin ini bisa menjadi motivasi bagi atlet lainnya. Teruslah berlatih, tingkatkan kemampuan, dan jangan takut menghadapi persaingan di tingkat nasional," pesannya.

Jack juga mengungkapkan bahwa dirinya turut memberikan bantuan biaya secara pribadi untuk mendukung perjuangan atlet tersebut mengikuti Kejurnas.

Apresiasi turut disampaikan Ketua KONI Kabupaten Kepulauan Meranti, Hidayat Abdurrahman, S.E. Dia menilai, keberhasilan Amin merupakan prestasi yang patut dibanggakan sekaligus menjadi bukti potensi atlet Kepulauan Meranti.

"Prestasi Amin ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kepulauan Meranti. Kami mengapresiasi perjuangan dan semangatnya dalam membawa nama daerah di tingkat nasional," kata Hidayat.

Dia berharap, pencapaian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi atlet lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan dan mengharumkan nama Kepulauan Meranti melalui prestasi olahraga.

Sementara itu, Pelatih Tinju Alper, Edi Supianto, menyebut Kejurnas Piala Menko IPK 2026 menjadi kesempatan berharga bagi para petinju Riau untuk menguji kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding.

"Persaingan di Kejurnas ini cukup ketat karena diikuti petinju dari 35 provinsi. Namun, para atlet sudah menunjukkan perjuangan dan kemampuan terbaiknya. Hasil ini tentu menjadi bekal penting untuk menghadapi kejuaraan berikutnya," ungkap Edi.

Kejurnas yang digelar di Mall Village Pluit, Jakarta Utara, pada 19-25 Oktober 2026 tersebut diikuti 11 petinju Riau yang terbagi dalam tiga kategori, yakni junior, youth, dan elite.

Partai final kategori junior dan youth berlangsung Sabtu (24/10/2026), sedangkan kategori elite digelar Minggu (25/10/2026).

Kontingen Riau berhasil menutup kejuaraan dengan raihan 10 medali, terdiri dari lima emas, empat perak, dan satu perunggu.

Capaian tersebut menjadi semakin istimewa karena para atlet dan pelatih harus merogoh kocek pribadi untuk mengikuti kejuaraan nasional tersebut. ***