PEKANBARU – Marlambson Carel Williams resmi menjabat Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) di Kejaksaan Tinggi Riau. Penunjukan ini memperkuat rekam jejaknya sebagai jaksa yang mumpuni dalam perkara korupsi dan dikenal karena integritas serta pendekatan humanisnya.

"Jangan lupa bersyukur karena sudah memperoleh pekerjaan, dan jadikan pekerjaan itu menjadi ladang ibadah serta berkat bagi banyak orang," ujar Carel, Kamis (24/7/2025).

Lulusan Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Jakarta ini mencuat sejak menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Dompu, Nusa Tenggara Barat, pada 2023. Ia mendapat predikat penegakan hukum korupsi terbaik se-NTB.

Di Dompu, sederet kasus besar diselesaikan, mulai dari korupsi alat metrologi (Rp398 juta), pengadaan Dishub (Rp1,28 miliar), pembangunan puskesmas (Rp944 juta), hingga Perusahaan Daerah Kapolda Rawi dengan kerugian Rp3,24 miliar. Ia juga mengusut tuntas proyek irigasi Sori Paranggi dan Kwangko.

Carel tak hanya menuntut hukuman, tapi juga menerapkan pendekatan restoratif untuk kasus ringan, terutama bagi pelaku muda. "Keadilan bukan semata soal hukuman, tapi juga pemulihan," ujarnya.

Pada Juni 2024, ia dipercaya memimpin Kejari Labuhanbatu, Sumatera Utara. Tantangannya makin kompleks: penyimpangan dana desa, proyek bermasalah, hingga kejahatan seksual.

Ia menangani eksekusi eks Sekda Labuhanbatu, Muhammad Yusuf Siagian, dalam kasus penggelapan dana persediaan 2017. Bahkan, ia menuntaskan kasus pencabulan oleh Freddy Simangunsong, suami Plt Bupati.

Carel juga mengungkap korupsi renovasi tiga puskesmas senilai Rp2,85 miliar, dan menyeret sejumlah kepala desa ke pengadilan. Lewat investigasi forensik digital, ia membongkar penyamaran dokumen yang kompleks.

"Teknologi adalah sahabat jaksa hari ini. Tanpa itu, kita bisa tertinggal," ujarnya.

Di luar ruang sidang, ia aktif memberi penyuluhan hukum, menggandeng media lokal, dan memperkuat jaringan intelijen hukum. Atas capaian ini, Kejari Labuhanbatu meraih penghargaan Kejari Tipe B terbaik dari KPK.

Marlambson Carel Williams hadir sebagai wajah baru kejaksaan: tegas, humanis, dan penuh integritas. ***