
SIAK – Hujan deras yang tiba-tiba mengguyur Lapangan SMA Sains Tahfiz Islamic Center, Kota Siak, tak menyurutkan langkah Bupati Siak, Afni Z. Meski pakaian dinas harian yang dikenakannya basah kuyup, ia tetap hadir dan membuka secara resmi ajang kompetisi pelajar Gema Pros Tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Siak pada Selasa (22/9/2026).
Cuaca di lokasi yang semula tampak cerah mendadak berubah saat rangkaian acara mulai berjalan. Namun, alih-alih menghentikan kegiatan, turunnya hujan lebat tersebut justru disambut dengan penuh rasa syukur oleh pemimpin daerah berjuluk Negeri Istana itu.
Di bawah naungan tenda, Afni memandang hujan sebagai pembawa berkah bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Ia menilai curah hujan yang melimpah mampu menyuburkan area pertanian sekaligus menekan potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang memicu kabut asap di wilayahnya.
"Walaupun kondisi hujan, kita tetap bersyukur. Hujan ini bukan merusak acara kita, tapi sangat diharapkan masyarakat, terutama para petani yang lahan sawahnya kekeringan. Dengan hujan, Karhutla di Siak hilang dan asap yang beberapa hari ini ada perlahan bisa hilang," sebutnya.
Ajang Gema Pros ini mengumpulkan para peserta didik dari berbagai sekolah menengah pertama sederajat di seluruh wilayah Siak. Para pelajar saling unjuk kemampuan dalam ragam perlombaan, salah satunya keterampilan berbicara di depan umum atau public speaking.
Melihat jalannya kegiatan tersebut, Afni memberikan apresiasi atas inovasi serta kreativitas para pelajar. "Saya tentunya mengapresiasi kegiatan positif seperti ini. Ini merupakan inovasi yang baik untuk mengasah kemampuan anak-anak kita di tingkat SMP dan MTs sederajat," urainya.
Rangkaian peresmian kompetisi tersebut ditandai dengan pelafalan basmalah di tengah guyuran hujan. "Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, kegiatan Gema Pros tingkat SMP/MTs sederajat se-Kabupaten Siak secara resmi saya buka," ucapnya di hadapan para peserta.
Usai memberikan sambutan dan meresmikan acara, Afni tidak langsung meninggalkan lokasi. Ia menyempatkan diri berkeliling meninjau area stan pameran hasil karya siswa dan mendatangi sejumlah gerai bazar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang dikelola secara langsung oleh anak-anak sekolah tersebut. ***