
SIAK - Semarak perayaan kemerdekaan begitu hidup terasa di Komplek Rumah Rakyat Kabupaten Siak. Ratusan pelajar yang tergabung sebagai peserta Karnaval Budaya Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia tiba secara bergiliran dan disambut langsung oleh Bupati Siak, Afni Zulkifli.
Dalam penyambutan tersebut, Afni didampingi oleh suami, serta Wakil Bupati Siak Syamsurizal beserta istri dan jajaran unsur Forkopimda. Iring-iringan karnaval ini sebelumnya mengambil titik mula dari bawah Jembatan Siak di Jalan Panglima Ghimbam, lalu bergerak mengular hingga berakhir di Komplek Rumah Rakyat.
Sepanjang rute hingga titik akhir, para pelajar memamerkan ragam kreativitas di hadapan masyarakat luas. Penampilan mereka meliputi tarian tradisional, tari kreasi, pembacaan gurindam, drama perjuangan, hingga atraksi drum band. Sebagian peserta juga tampil percaya diri mengenakan busana adat, pakaian profesi, serta membawa kendaraan hias yang merepresentasikan semangat kemerdekaan.
Atraksi-atraksi tersebut menjadi cerminan wajah Kabupaten Siak yang kental dengan budaya Melayu, namun tetap selaras berdampingan dengan keberagaman budaya Nusantara. Tahun ini, kegiatan tersebut mengusung tema "Merajut Keberagaman, Menjaga Warisan, Mengukir Prestasi".
Ruang Apresiasi dan Keberagaman
Berbeda dengan mekanisme tahun-tahun sebelumnya, karnaval kali ini didesain agar kemeriahan tidak langsung usai saat peserta tiba di garis akhir. Komplek Rumah Rakyat disulap menjadi ruang apresiasi terbuka, di mana warga bisa menikmati hasil karya para pelajar sekaligus berinteraksi di berbagai stan UMKM hingga sore hari.
"Alhamdulillah hari ini festival dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan bisa terlaksana. Kita laksanakan secara sederhana, tetapi mekanismenya kita ubah. Biasanya kita melepas, sekarang di akhir kita menyambut. Begitu mereka sampai, mereka langsung berkumpul di Rumah Rakyat," jelas Afni pada Sabtu (15/8/2026).
Pemerintah Kabupaten Siak memang sengaja mendorong agar atmosfer peringatan HUT RI tidak hanya tersentralisasi di wilayah kota. Semangat yang sama diharapkan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat hingga ke tingkat kecamatan dan kampung-kampung.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Siak, Romy Lesmana Dermawan, mencatat bahwa ada 65 kelompok yang berpartisipasi khusus dari Kecamatan Siak dan Mempura. Para peserta berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SLB, TK, SD, SMP, hingga tingkat SMA.
Di luar dua kecamatan tersebut, sejumlah wilayah lain di Kabupaten Siak juga menggelar kegiatan serupa berupa karnaval maupun aneka perlombaan rakyat yang disesuaikan dengan potensi lokal masing-masing.
"Mudah-mudahan Karnaval Budaya ini terus menjadi wadah bagi anak-anak untuk berkarya dan menunjukkan kreativitasnya serta mereka bisa semakin mengenal, mencintai, dan menjaga warisan budaya yang ada di Kabupaten Siak, sekaligus menghargai keberagaman budaya yang hidup di tengah masyarakat," harapnya. ***