
PEKANBARU – Sebanyak 2.000 pekerja paruh waktu, tenaga kebersihan, hingga petugas keamanan di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau menerima bantuan dana konsumtif Ramadan. Bantuan ini merupakan bagian dari penyaluran zakat senilai Rp4,25 miliar yang dihimpun oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau.
Penyerahan bantuan bertajuk Baznas Beraye 2026 tersebut dilangsungkan di Sukaramai Trade Center (STC), Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Minggu (8/3/2026). Dana miliaran rupiah itu bersumber dari pengumpulan zakat masyarakat umum, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pemprov Riau.
Ketua Baznas Riau, Masriadi Hasan, merinci penyaluran dana tersebut terbagi dalam tiga skema utama. Program konsumtif Ramadan Dhuafa mendapat alokasi Rp2 miliar yang diserahkan kepada para pekerja lepas atau honorer di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
"Skema lainnya adalah alokasi dana Rp1 miliar khusus untuk program belanja baju raya bagi 1.000 anak yatim di Kota Pekanbaru, di mana setiap anak menerima voucher belanja senilai Rp1 juta," urainya.
Masriadi menambahkan, lembaganya juga mengalokasikan dana sebesar Rp1,25 miliar untuk paket Ramadan Berkah. Paket ini berisi sembako senilai Rp500 ribu per paket yang dibagikan kepada 250 keluarga membutuhkan. Khusus untuk program belanja anak yatim, penyalurannya dibagi menjadi dua tahap, yakni tahap pertama hari ini dan tahap kedua dijadwalkan bergulir 15 Maret mendatang.
Asisten I Setda Riau, Zulkifli Syukur, mengapresiasi langkah pendistribusian zakat yang langsung menyentuh pekerja dan warga di tingkat bawah. Kehadiran program ini dinilai sangat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan menyambut Idulfitri.
"Mudah-mudahan anak-anak kita bergembira, dan kita terjauhkan dari golongan orang yang mendustakan agama. Semoga program ini terus memberikan keberkahan dan bisa memberikan hal yang sama di masa yang akan datang," harapnya.
Zulkifli turut mendorong agar jangkauan sebaran bantuan diperluas hingga ke kabupaten dan kota lain, seperti Duri, Pelalawan, dan Dumai agar pemerataan manfaat zakat dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Di akhir acara, ia mengajak seluruh penerima manfaat mendoakan kesehatan serta kelancaran tugas Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, beserta jajaran pengurus Baznas Riau dalam mengelola amanah umat secara profesional. ***