
PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau kembali memfasilitasi perjalanan pulang kampung gratis bagi mahasiswa asal Riau yang menempuh pendidikan di Yogyakarta, Solo, dan Malang. Program bertajuk Balek Besamo 2026 ini menyediakan dua unit bus dengan total kapasitas 90 kursi menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Ketua Ikatan Pelajar Riau Yogyakarta, Rafsan Jzani, menyebutkan kuota tersebut dibagi secara proporsional. Sebanyak 60 kursi dialokasikan untuk mahasiswa di Yogyakarta, 20 kursi untuk mahasiswa di Solo, dan 10 kursi bagi mahasiswa di Malang.
"Alhamdulillah, Pemerintah Provinsi Riau memberikan dua bus gratis untuk kami pulang kampung dengan jumlah kuota 90 orang," ujar Rafsan, Minggu (8/3/2026).
Ia menilai program ini sangat dinantikan dan menjadi harapan besar, terutama bagi mahasiswa di perantauan yang memiliki keterbatasan ekonomi. Tingginya antusiasme pendaftar yang melebihi kuota membuat Ikatan Pelajar Riau Yogyakarta membentuk panitia seleksi khusus agar bantuan tepat sasaran.
"Kalau tidak dilakukan penyaringan bisa terjadi keos, karena sudah banyak yang daftar melebihi kuota," tambahnya.
Terdapat tiga syarat utama bagi calon peserta mudik gratis ini. Prioritas pertama diberikan kepada mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Syarat kedua, mahasiswa berprestasi yang mengharumkan nama Riau di bidang akademik maupun non-akademik. Ketiga, mahasiswa yang memiliki kontribusi besar terhadap organisasi daerah di perantauan.
Proses finalisasi nama peserta mudik dijadwalkan selesai Senin (9/3/2026). Para mahasiswa terpilih selanjutnya akan berkumpul di Asrama Putra Riau Yogyakarta untuk persiapan keberangkatan Kamis (12/3/2026).
Kehadiran program ini dinilai sebagai bentuk kepedulian nyata pemerintah daerah terhadap generasi muda. Rafsan berharap kapasitas peserta dan jumlah armada bus dapat ditingkatkan untuk penyelenggaraan tahun-tahun berikutnya.
"Kami tentu sangat senang Gubernur Riau melalui Kepala Badan Penghubung menggelar program seperti ini. Kami bersyukur tandanya pemerintah daerah betul memberikan perhatian kepada anak-anaknya di perantauan," pungkasnya. ***