PEKANBARU - harga kelapa sawit mitra untuk periode 2 sampai 8 Agustus 2023 di Riau mengalami kenaikan. Kenaikan harga tertinggi berada dikelompok umur 9 tahun sebesar Rp 38,67/Kg atau mencapai 1,55% dari harga minggu lalu. Sehingga, harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu kedepan naik menjadi Rp 2.535,22/Kg

Peningkatan ini merupakan hasil dari kesepakatan tim dalam rapat yang telah dilakukan. Lebih jauh, Zulfadli juga mengumumkan bahwa harga cangkang berlaku untuk satu bulan ke depan sebesar Rp 24,30/Kg.

“Pada periode ini, indeks K yang dipakai adalah indeks K untuk 1 bulan ke depan yaitu 90,93%, harga penjualan CPO minggu ini naik sebesar Rp 134,43 dan kernel minggu ini naik sebesar Rp 246,84 dari minggu lalu," ujar Kepala Dinas Perkebunan Riau Zulfadli, Selasa (1/8/2023).

Terkait beberapa PKS yang tidak melakukan penjualan dan beberapa yang telat memasukkan data, Zulfadli menjelaskan bahwa berdasarkan permentan nomor 01 tahun 2018 pasal 8, maka harga CPO dan kernel yang digunakan adalah harga rata-rata tim.

"Sistem tata kelola penetapan harga TBS Provinsi Riau semakin membaik. Membaiknya tata kelola penetapan harga merupakan upaya yang serius dari seluruh stake holder yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau Kerja sama program 'Jaga Zapin'," ujar Zulfadli.

Peningkatan ini diharapkan dapat berimbas pada peningkatan pendapatan petani, yang pada akhirnya bermuara pada kesejahteraan masyarakat. "Komitmen bersama ini pada akhirnya tentu akan berimbas pada peningkatan pendapatan petani," tegas Zulfadli.

Adapun penetapan harga TBS Kelapa Sawit Kemitraan Plasma Provinsi Riau No. 30 periode 2 - 8 Agustus 2023 adalah sebagai berikut:

Umur 3th (Rp 1.933,41); Umur 4th (Rp 2.211,24); Umur 5th (Rp 2.349,48); Umur 6th (Rp 2.454,71); Umur 7th (Rp 2.505,07); Umur 8th (Rp 2.534,88); Umur 9th (Rp 2.535,22); Umur 10th-20th (Rp 2.519,43); Umur 21th (Rp 2.476,81); Umur 22th (Rp 2.435,16); Umur 23th (Rp 2.391,53); Umur 24th (Rp 2.343,31); Umur 25th (Rp 2.289,54). ***