BAGANSIAPIAPI - Jamaah bersama jajaran pemerintah daerah dan tokoh agama memadati lokasi peringatan Haul ke-80 Syekh Oesman Syahabuddin Al Kholidi Naqsabandi di Kabupaten Rokan Hilir, Selasa (22/9/2026) malam. Momen keagamaan ini menjadi ruang pertemuan antara warga dan pemerintah guna merajut kembali tali silaturahmi serta ukhuwah di tengah keberagaman lingkungan bermasyarakat.

Kehadiran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yang diwakili oleh Asisten I Setdaprov Riau, Zulkifli Syukur, menegaskan komitmen pemerintah terhadap syiar keagamaan lokal. Suasana khidmat semakin terasa dengan hadirnya penceramah Ustaz Abdul Somad, Bupati Rokan Hilir, beserta Wakil Bupati Rokan Hilir. Berkumpulnya para pemangku kebijakan bersama ulama ini memperlihatkan sinergi yang terbangun erat dalam upaya pembinaan umat.

Mewakili pemerintah daerah, Zulkifli menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar almarhum, para ulama, serta panitia yang telah bahu-membahu menyukseskan jalannya acara. Ia memandang peringatan haul ini bukan sekadar rutinitas untuk mengenang napak tilas dakwah Syekh Oesman Syahabuddin, melainkan berfungsi sebagai ruang konsolidasi sosial untuk merekatkan hubungan antarelemen warga.

"Melalui momentum haul yang ke-80 ini, mari kita kembali menghidupkan semangat untuk mencintai ilmu, menghormati para ulama, memperkuat silaturahmi, memperkokoh ukhuwah, serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat," urainya.

Di hadapan para jamaah, masyarakat diajak untuk menjadikan peringatan tersebut sebagai pijakan dalam merawat keberagaman sosial. Zulkifli menekankan pentingnya penerapan tiga pilar persaudaraan, yakni ukhuwah Islamiah, ukhuwah wathaniah, dan ukhuwah insaniah dalam interaksi keseharian warga.

Iklim lingkungan yang aman dan keharmonisan sosial dipandang sebagai modal utama bagi kelanjutan pembangunan di wilayah Riau. Oleh karena itu, jajaran pemerintah terus mengingatkan masyarakat agar senantiasa merawat nilai persaudaraan di tengah dinamika perbedaan pandangan maupun latar belakang. "Selain itu, persatuan dan kerukunan juga perlu terus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat," pungkasnya. ***