
PEKANBARU - Ancaman kebakaran hutan dan lahan di wilayah Pulau Sumatera kembali menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Data terbaru merekam kemunculan lebih dari seribu titik panas, meski kondisi di kawasan Provinsi Riau dipastikan masih sangat kondusif dan terkendali.
Minimnya titik api di Bumi Lancang Kuning memberikan kelegaan bagi masyarakat setempat terkait kualitas udara. Situasi aman ini turut ditopang oleh curah hujan yang merata membasahi sebagian besar wilayah Riau sejak beberapa hari terakhir.
"Titik panas tunggal di Riau saat ini hanya terpantau berada di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir," urai Forecaster On Duty BMKG, Yasir P, Senin (28/9/2026).
Berdasarkan rekaman pantauan satelit hingga menjelang pergantian hari, total jumlah hotspot di seluruh daratan Sumatera menembus angka 1.011 titik. Konsentrasi titik api mayoritas mengepung sejumlah provinsi di bagian selatan pulau.
Walaupun catatan hotspot di Riau nyaris nihil, seluruh pemangku kepentingan tidak mengendurkan kewaspadaan. Pemantauan patroli darat dan udara terus disiagakan mengingat kondisi iklim yang bisa berubah dengan sangat cepat.
Di sisi lain, masyarakat juga diminta tidak lengah terhadap dinamika cuaca harian, terutama potensi hujan deras yang diiringi kilat dan hempasan angin kencang di sejumlah titik krusial dari siang hingga dini hari. ***