PEKANBARU - Jumlah titik panas atau hotspot di Pulau Sumatera kembali menunjukkan tren penurunan. Ratusan titik api yang sebelumnya tersebar di berbagai provinsi berangsur susut, membuat kualitas udara di sejumlah wilayah berpeluang membaik.

Berdasarkan rekaman satelit yang dipantau oleh BMKG hingga Selasa (22/9/2026) pukul 23.00 WIB, sebaran titik panas di Sumatera berada di angka 813 titik. Jumlah tersebut merosot tajam dibandingkan pencatatan sehari sebelumnya yang mencapai 1.149 titik.

Sebaran Titik Panas di Sumatera

Meski secara umum mengalami penurunan, beberapa provinsi di kawasan selatan Sumatera masih mencatatkan angka ratusan. Berikut rincian sebaran titik api tersebut:

  • Sumatera Selatan: 459 titik
  • Bangka Belitung: 246 titik
  • Jambi: 64 titik
  • Lampung: 39 titik

Kondisi Terkini Riau

Penurunan drastis terpantau di wilayah Provinsi Riau. Wilayah ini kini mencatatkan angka titik api yang sangat minim.

"Sementara Provinsi Riau hanya terpantau tiga titik panas, yakni dua titik di Kota Dumai dan satu titik di Kabupaten Indragiri Hilir," urai Forecaster BMKG Pekanbaru, Deby C.

Sisa titik panas tersebut terus dipantau intensif oleh petugas di lapangan. Penurunan angka hotspot ini juga diiringi dengan membaiknya kondisi cuaca di Riau yang diprakirakan mulai diguyur hujan ringan hingga sedang di sejumlah wilayah. ***