
PEKANBARU - Langkah antisipasi genangan air dan banjir di sejumlah kawasan rawan Kota Pekanbaru terus digesa. Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) saat ini tengah mengebut pembangunan sistem drainase di enam ruas jalan utama, dengan progres pengerjaan di lapangan telah menyentuh angka 40 persen.
Enam lokasi yang menjadi fokus pengerjaan infrastruktur air tersebut meliputi Jalan Darma Bakti, Jalan Paus, Jalan Suka Karya, Jalan Srikandi, Jalan Teratai, dan Jalan Embun Pagi. Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Edward Riansyah memastikan seluruh rangkaian pekerjaan ini berjalan sesuai jadwal agar dapat dituntaskan pada penghujung tahun.
Pria yang akrab disapa Edu itu menjelaskan, para pekerja terus memaksimalkan waktu untuk menyelesaikan perbaikan saluran air ini. "Pekerjaan enam ruas jalan ini sudah sekitar 40 persen dan terus kami pacu. Masa kontraknya berlaku hingga Desember tahun ini," terangnya, Jumat (25/9/2026).
Selain membangun jaringan saluran yang baru, Dinas PUPR juga mengerahkan tim pasukan kuning untuk menormalisasi drainase lama yang mengalami pendangkalan akibat penumpukan sedimentasi. Pembersihan endapan lumpur dan sampah ini menjadi langkah penting guna mengembalikan daya tampung saluran, sehingga aliran air tetap lancar ketika curah hujan sedang tinggi.
Untuk area saluran yang membutuhkan penanganan berskala besar, pengerjaan di lapangan turut didukung oleh pengoperasian alat berat jenis ekskavator. Alat berat ini diturunkan khusus untuk mengeruk tumpukan material padat yang tidak memungkinkan ditangani secara manual oleh petugas kebersihan.
Edu berharap kombinasi antara pembangunan infrastruktur drainase baru dan normalisasi saluran lama ini mampu menekan risiko genangan di titik-titik rawan secara nyata. "Langkah pembersihan dan pembangunan ini terus gencar kami laksanakan demi mencegah serta menanggulangi banjir di Pekanbaru," pungkasnya. ***