
PEKANBARU - Kawasan Stadion Utama Riau yang menjadi peninggalan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII 2012 kini mulai ditata kembali. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau resmi menjadikan area tersebut sebagai pusat aktivitas olahraga masyarakat, yang ditandai dengan peresmian Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau di Jalan Naga Sakti, Pekanbaru.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara langsung meresmikan sekretariat baru tersebut melalui prosesi pemotongan pita. Momentum pemanfaatan aset daerah ini turut disaksikan oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Riau, Yurnalis, serta Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, Panji Achmad.
Penempatan markas KONI Riau di area stadion dilakukan guna menyelamatkan fasilitas raksasa tersebut dari kondisi yang kurang terawat selama bertahun-tahun, sekaligus memacu pembinaan prestasi atlet di daerah.
"Mudah-mudahan keberadaan sekretariat ini dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi awal yang baik untuk mengembalikan fungsi utama stadion yang selama ini belum terkelola secara maksimal," harapnya.
Kenyamanan Warga dan Penjagaan 24 Jam
Dampak langsung dari peresmian ini juga dirasakan oleh masyarakat umum yang sering memanfaatkan area luar stadion. Fasilitas kelistrikan di kawasan tersebut telah difungsikan kembali, sehingga menepis kesan gelap yang selama ini menempel pada bangunan tersebut.
"Mulai hari ini ruangan sudah bisa digunakan. Lampu-lampu juga sudah terpasang sehingga masyarakat tidak perlu khawatir lagi saat berolahraga malam. Nantinya kita akan meminta personel Satpol PP melakukan penjagaan keamanan selama 24 jam di kawasan ini," urainya.
SF Hariyanto mengungkapkan bahwa proses peresmian sekretariat olahraga ini murni hasil kolaborasi dan tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ke depan, penataan kawasan eks PON 2012 tersebut akan terus digesa secara bertahap dengan melibatkan Dispora Riau.
Langkah penataan lanjutan akan mencakup penempatan area latihan bagi berbagai cabang olahraga serta perbaikan sarana pendukung lainnya agar fungsi kawasan bisa kembali produktif.
"Kita akan menyelesaikan semuanya secara bertahap. Ini merupakan komitmen pemerintah untuk memberikan rasa aman, nyaman, sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan fasilitas olahraga yang representatif," pungkasnya. ***