BANDA ACEH, GORIAU.COM - Banjir telah merendam 37 kecamatan di enam kabupaten Aceh, Selasa 4 November 2014. Ribuan rumah terendam dan belasan ribu jiwa mengungsi.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, beberapa wilayah yang tergenang antara lain Kabupaten Aceh Besar (3 kecamatan), Kabupaten Aceh Singkil (4 Kecamatan), Kabupaten Aceh Jaya (5 kecamatan), Kabupaten Aceh Barat (8 Kecamatan), Kabupaten Aceh Selatan (7 Kecamatan), dan Kabupaten Nagan Raya (10 Kecamatan).

Setidaknya di Aceh Jaya sebanyak 4.390 jiwa mengungsi dan di Aceh Besar 48 jiwa. "Ribuan rumah terendam banjir hingga 2,5 meter," katanya.

Jumlah rumah yang terendam antara lain di Aceh Besar 1.000 rumah,  Aceh Singkil (203 rumah), Aceh Jaya (1.863 rumah), Aceh Barat (100 rumah),  Aceh Selatan (3.697 rumah), dan Nagan Raya (6.642 rumah).

Tim Reaksi Cepat BNPB bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah, TNI, Polri, SAR, PMI, Tagana, Satuan Kerja Perangkat Daerah, relawan dan masyarakat masih melakukan evakuasi. Posko dan dapur umum telah didirikan.

Peralatan berat dikerahkan untuk membersihkan material longsoran, kayu, dan batu yang menutup beberapa ruas jalan. Beberapa lokasi masih belum dapat dijangkau karena longsor dan terendam banjir.

Kucurkan Rp1,2 miliar

Pada penanganan darurat banjir ini, Kepala BNPB Syamsul Maarif telah memerintahkan Tim Reaksi Cepat BNPB yang berada di lokasi bencana untuk terus mendampingi Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam penanganan darurat.

Sebagai tahap awal, BNPB memberikan dana siap pakai Rp1,2 miliar untuk operasional tanggap darurat di 6 BPBD kabupaten. "Ini kebutuhan mendesak," katanya. "Gubernur Aceh telah menyatakan Aceh berstatus darurat bencana." ***