PEKANBARU – Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, bersama Ketua TP PKK Pekanbaru, Sulastri Agung, memberikan pengarahan kepada para kader Posyandu se-Kota Pekanbaru, Jumat (25/7/2025), di Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Ahmad Yani.

Agung menyampaikan apresiasinya atas dedikasi para kader Posyandu dalam memberikan layanan kesehatan ibu dan anak. Ia menyatakan akan memperjuangkan agar honor para kader dibayarkan penuh selama 12 bulan.

"Biasanya para kader hanya menerima honor selama 10 hingga 11 bulan. Tahun ini, kita perjuangkan agar bisa diterima penuh 12 bulan. Ini bagian dari upaya kita meningkatkan kesejahteraan kader," ujar Agung.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa peran kader tidak hanya terbatas pada pelayanan kesehatan. Saat ini, kader Posyandu juga diberdayakan untuk turut memantau sektor pendidikan, khususnya mencari anak-anak putus sekolah di lingkungan masing-masing.

"Kami minta kader Posyandu aktif mencari dan melaporkan anak putus sekolah. Bagi yang paling banyak menemukan, akan kami berikan penghargaan," jelasnya.

Menurut data, terdapat lebih dari 600 Posyandu di Pekanbaru. Selama 15 hari ke depan, Posyandu akan difungsikan sebagai tempat pendaftaran anak-anak putus sekolah.

Agung menambahkan, seiring bertambahnya tugas kader, pihaknya juga akan terus mengupayakan peningkatan kesejahteraan mereka. "Tahun depan akan kita kaji kemampuan anggaran. Kalau memungkinkan, insentif kader juga akan dinaikkan," tambahnya. ***