PEKANBARU – Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Provinsi Riau mengeluarkan Warkah Petuah Amanah sebagai bentuk seruan adat untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Warkah tersebut dipublikasikan bertepatan dengan Hari Bumi Sedunia, Senin (22/4/2025) atau 23 Syawal 1446 H.

Dokumen ini secara resmi diserahkan kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Raja Juli Antoni, serta Gubernur Riau, Abdul Wahid, dalam prosesi adat di Balai Adat LAMR, Kamis (24/4/2025). Acara turut dirangkaikan dengan tepuk tepung tawar kepada Raja Juli Antoni sebagai anak kemanakan masyarakat Riau.

Sekretaris Umum Majelis Kerapatan Adat LAMR, Datuk Afrizal Alang, menjelaskan bahwa Warkah Petuah Amanah adalah pesan adat penuh makna, berupa nasihat yang dipercaya dan diwariskan untuk menjaga keseimbangan hidup dan alam.

Isi Warkah Petuah Amanah Karhutla mencakup lima poin penting:

1. Seluruh struktur adat LAMR di kabupaten/kota, kecamatan, hingga ceruk negeri diminta aktif mencegah karhutla. Masyarakat yang bertani dan berkebun diminta menjaga lahannya dan bila perlu membakar atau memerun, harus berkoordinasi dengan pemerintah desa, polsek, dan satuan pencegah kebakaran sesuai aturan.

2. Warga diimbau tidak menyalakan api unggun di hutan dan tidak membuang puntung rokok sembarangan. Sebelum meninggalkan lokasi, pastikan api padam total.

3. Semua pihak diminta terus memberi edukasi kepada masyarakat sebagai upaya pencegahan dini dan menjaga kelestarian lingkungan.

4. Aparat penegak hukum diminta menjatuhkan sanksi tegas kepada pelaku pembakaran, baik perorangan maupun perusahaan, dengan hukuman yang menimbulkan efek jera.

5. Negara diminta mengambil alih lahan dan hutan yang dirusak tanpa izin dan menyerahkannya untuk dikelola oleh masyarakat adat setempat.

Sebagai penutup, LAMR berharap seruan adat ini diindahkan dan menjadi panduan bersama agar karhutla dan kabut asap tidak lagi terjadi di Bumi Melayu Riau.

"Marilah kita berdoa kepada Allah Robbul Izzati, semoga diberikan petunjuk dan hati yang terang demi kesejahteraan bersama," ujar Datuk Alang. ***