PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Pada tanggal 12 Oktober lalu, Kabupaten Pelalawan menapaki usia 13 tahun. Seiring itu pula, genap pula 1,5 tahun H M Harris dan Drs H Marwan Ibrahim menjadi pemimpin daerah ini. Selain mengaku masih banyak hal yang perlu dibenahi, namun hasilnya cenderung menunjukkan tren positif.

''Untuk tingkat kualitas hidup dan pembangunan manusia yang diukur dari angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM), saat ini sudah mencapai angka 73,59. Hal ini menunjukkan peningkatan dari tahun sebelumnya yakni tahun 2010 dengan angka 73,18,’’ ungkap Harris saat menyampaikan pidato resmi, pada paripurna HUT ke 13 Pelalawan di Gedung Daerah Datuk Laksemanadiraja Jumat (12/10)lalu.

Harris mengatakan bahwa sampai saat ini dirinya selaku Bupati dan Marwan Ibrahim sebagai Wakil Bupati telah menjalankan masa pengabdian selama lebih kurang 1,5 tahun. Dalam rentang kurang dari dua tahun itu, mengacu pada indikator keberhasilan visi pembangunan sebagaimana ditetapkan dalam Rencana Pembvangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pelalawan tahun 2011-2016, program yang dilakukan menunjukkan kecenderungan positif.

Meski hasil ini masih sementara, sebut Bupati, memang masih jauh bila merujuk pada target capaian di tahun 2016 sebesar 78,5. Namun pihaknya optimis, angka tersebut dapat dicapai mengingat program pembangunan yang dilakukan berorientasi pada peningkatan angka harapan hidup, angka melek huruf, rata-rata lama sekolah dan peningkatan pendapatan per kapita masyarakat.

Untuk saat ini, imbuh Harris, angka kemiskinan menunjukkan penurunan yang cukup signifikan. Soalnya, jika tahun 2010 jumlah masyarakat miskin Kabupaten Pelalawan sebanyak 14,51 persen maka tahun 2011 menurun menjadi 12,80 persen penduduk Pelalawan yang berada di bawah garis kemiskinan,'' ujar Harris.

Bahkan Bupati yang pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Pelalawan dua periode ini optimis di tahun ini angka kemiskinan semakin turun diprediski menjadi 11,40 persen. Masih sebut Harris, angka ini menunjukkan bahwa apa yang dicapai pada saat ini sudah mendekati angka target di tahun 2016 mendatang yakni sebesar 10 persen.

Sedangkan untuk tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Pelalawan saat ini tercatat sebanyak 2,93 persen. Persentase tingkat pengangguran ini jauh di bawah kondisi tahun 2010 yakni sebesar 4,69 persen.

Bahkan jika ditaksir imbuh pria kelahiran Langgam 62 tahun silam ini, angka tersebut sudah jauh melebihi target pada tahun 2016 yakni sebesar 4,20 persen. Fluktuasi tingkat pengangguran ini mungkin saja terjadi, karena pendatang yang masuk ke daerah ini cukup besar. Karena itu, kita mempertahankan persentase angka pengangguran di level 4 persen sudah merupakan suatu keberhasilan.

Harris yang juga Ketua DPD II Golkar ini menambahkan, tak hanya berhasil menekan angka kemiskinan dan pengangguran, untuk kinerja dan kualitas perekonomian juga menunjukkan peningkatan. Dimana laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pelalawan saat ini mencapai 7,23 persen, meningkat dari tahun 2010 denagn angka 7,17 persen.

Pencapaian laju pertumbuhan ekonomi tahun 2011-2012 bahkan melampaui target pencapaian pada tahun 2016 yakni sebesar 7,20 persen. Bahkan ditegaskan Bupati, laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pelalawan berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional. Untuk itu, yang perlu dijaga adalah jangan sampai pertumbuhan ekonomi di daerah ini turun di bawah angka 7 persen.

Lebih jauh dipaparkan Bupati, salah satu indikator keberhasilan pencapaian visi Kabupaten Pelalawan adalah meningkatnya kemandirian keuangan daerah yang ditunjukkan dengan persentase proporsi PAD terhadap pendapatan daerah yakni sebesar 10 persen di tahun 2016. Dan saat ini, jumlah PAD baru mencapai 4,12 persen dari total jumlah pendapatan daerah.

PAD pada tahun 2011 jelas Harris cukup besar peningkatannya dibandingkan dengan PAD tahun 2010. Namun pendapatan lainnya, baik dari dana perimbangan maupun lain-lain pendapatan daerah yang sah juga meningkat sangat besar, sehingga secara proporsi persentase PAD tahun 2011 itu justru menurun dibanding tahun 2010.

Namun Harris menuturkan, di hari jadi Kabupaten Pelalawan yang ke 13 ini, selain keberhasilan, sudah semestinya momen ini dijadikan sebagai bahan evaluasi terhadap capaian pembangunan dan permasalahan yang masih banyak harus ditangani di daerah ini. Tak hanya itu, momen HUT ini juga menjadi penting untuk dilakukan sosialisasi bagi program-program pembangunan yang akan dilakukan pada masa mendatang.

Hal yang diharapkan kedepan, diperoleh persepsi yang sama dan dukungan yang luas bagi tercapainya tujuan dan sasaran yang ditetapkan untuk menjadikan Kabupaten Pelalawan menjadi yang terbaik disegala bidang.(kst)