PEKANBARU – Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) kembali membuka kesempatan karier dengan merekrut dosen dan tenaga kependidikan (tendik) untuk Tahun Akademik 2025/2026. Total tersedia 36 formasi, terdiri dari 23 formasi dosen dan 13 formasi tendik.

Minat masyarakat begitu tinggi, terbukti dengan jumlah pendaftar mencapai 992 orang. Dari total itu, 387 orang melamar dosen, sedangkan 605 orang melamar tendik.

Wakil Rektor II UMRI, Dr Baidarus, MM, M.Ag, menegaskan proses seleksi akan dilakukan secara ketat mulai dari administrasi, Tes Computer Based Test (CBT), hingga wawancara.
“Seleksi tidak hanya mengukur kemampuan akademik, tetapi juga akidah, etika, sikap, hingga komitmen terhadap Muhammadiyah dan UMRI,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Biro SDM dan Umum UMRI, Raja Suci Harlizah, SE, MM, memastikan rekrutmen dilakukan terbuka dan profesional.
“Harapannya, UMRI dapat melahirkan dosen serta tenaga kependidikan yang kompeten, sesuai visi misi menuju kampus unggul dan Islami,” ujarnya.

Berdasarkan hasil seleksi administrasi, sebanyak 100 peserta dinyatakan lolos, terdiri dari 45 calon dosen dan 55 calon tendik. Mereka kemudian mengikuti tes CBT pada 23 Agustus 2025, menghasilkan 54 peserta terbaik yang berhak melaju ke tahap berikutnya.

Para peserta akan menjalani wawancara dan microteaching pada 26–29 Agustus 2025. Pengumuman akhir dijadwalkan 30 Agustus 2025 setelah disahkan Badan Pembina Harian (BPH) UMRI.

Formasi dosen yang dibuka mencakup berbagai program studi, seperti Teknik Mesin, Teknik Industri, Teknik Kimia, Farmasi, Kebidanan, Manajemen, Humas, hingga Kedokteran. Sementara itu, salah satu formasi tendik yang dibuka adalah tenaga kependidikan pascasarjana. ***