PEKANBARU – Ketua TP PKK Provinsi Riau, Henny Sasmita Wahid menyambangi Sentra Batik Canting saat kunjungannya ke Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Pembina Pekanbaru, Jalan Segar Nomor 46, Tenayan Raya, Senin (25/8/2025). Ia hadir bersama Ketua DP3A2KB Riau, Fariza, Kadispersip Riau, Mimi Yuliani, serta rombongan TP PKK Riau.

Dalam kunjungan itu, Henny melihat langsung proses pembuatan batik tulis mulai dari menyiapkan kain, mendesain, melukis, mewarnai, menghilangkan lilin, hingga mencuci dan menjemur hasil akhir. Ia juga meninjau berbagai motif batik karya siswa SLBN Pembina Pekanbaru.

“Saya senang melihat anak-anak kita berkarya sesuai dengan bakatnya masing-masing. Hasil batiknya sangat luar biasa,” ujar Henny.

Ia berharap kreativitas yang ditunjukkan para siswa semakin berkembang dengan tetap mempertahankan nilai budaya Melayu. “Desainnya bisa lebih beragam, lebih indah, dan warnanya menyesuaikan dengan tren terkini,” tambahnya.

Menurutnya, program vokasi batik di SLBN Pembina Pekanbaru merupakan langkah tepat dalam mengasah keterampilan anak berkebutuhan khusus. “Kami mendukung penuh program pendidikan dan pengembangan di sini. Mereka mampu berkarya dan diharapkan mandiri dalam kehidupan,” tegasnya.

Kepala SLBN Pembina Pekanbaru, Moelyo Eko Suseno menyebutkan, kedatangan Ketua TP PKK Riau merupakan bagian dari rangkaian Jelajah Anak Riau (AnRi) 2025.

“Beliau melihat langsung vokasi batik yang diproduksi anak-anak kita. Ibu Henny menunjukkan kepedulian tinggi terhadap karya siswa berkebutuhan khusus,” jelasnya.

Eko berharap kunjungan tersebut mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap karya batik siswa. “Dengan Ibu Henny memakai batik karya anak-anak kita, masyarakat tahu bahwa produk disabilitas tidak kalah saing dan layak dipakai. Motifnya juga khas Riau, bisa dijadikan souvenir bagi tamu dari luar daerah,” ungkapnya. ***