
PEKANBARU – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) tetap aman selama Ramadan dan Idulfitri 1446 H/2025.
Melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri (RAFI) yang aktif sejak 17 Maret hingga 13 April 2025, Pertamina bersiaga menghadapi potensi lonjakan konsumsi energi di seluruh wilayah operasionalnya, termasuk Riau.
Sales Area Manager (SAM) Retail Riau Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Wilson Eddi Wijaya, menyebut konsumsi Gasoline di Riau diperkirakan meningkat 17 persen dari rata-rata harian 2.648 kiloliter (KL) menjadi 3.105 KL per hari. Sebaliknya, konsumsi Gasoil justru menurun 7,7 persen dari 2.714 KL menjadi 2.503 KL per hari.
"Kami memastikan pasokan BBM di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," ujarnya.
Selama masa kerja Satgas RAFI, konsumsi LPG untuk kebutuhan rumah tangga di Riau diprediksi naik sebesar 5,8 persen dari rata-rata normal 740 metrik ton (MT) menjadi 783 MT per hari. Sementara itu, konsumsi Avtur melonjak 24 persen dari 124 KL menjadi 153 KL per hari, seiring meningkatnya aktivitas penerbangan menjelang dan sesudah Lebaran.
"Permintaan LPG 3 kg dan Bright Gas juga diprediksi meningkat, terutama karena aktivitas memasak di rumah selama Ramadan dan persiapan Idulfitri," tambahnya.
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut juga menyiapkan berbagai layanan tambahan demi memastikan kelancaran distribusi energi saat arus mudik dan balik. Layanan tersebut mencakup 87 SPBU yang beroperasi 24 jam, 202 Agen LPG Siaga, 3 Titik Layanan BBM & Kiosk Pertamina Siaga, 7 Motorist BBM, 8 Mobil Tangki Siaga, dan 1 Layanan Kesehatan di Kabupaten Kampar.
"Layanan BBM Kiosk dan motoris ini hadir di Pekanbaru, Dumai, Kampar, Bengkalis, dan Siak, terutama di titik-titik rawan kemacetan dan daerah wisata," jelas Wilson.
Selain itu, Pertamina telah menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah, BUMN, TNI-Polri, perbankan, dan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) guna memastikan distribusi energi berjalan lancar sepanjang Ramadan dan Idulfitri. ***