
PEKANBARU – Kelangkaan bahan bakar minyak jenis solar kembali menghantui warga Kota Pekanbaru. Pemandangan ironis ini terjadi di ibu kota Provinsi Riau yang notabene merupakan daerah penghasil minyak bumi nasional.
Hingga Minggu (8/3/2026) sore, sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) diserbu pengendara. Antrean panjang yang didominasi truk besar dan mobil pribadi bermesin diesel tampak mengular menunggu jatah pengisian.
Kondisi mencolok tersebut salah satunya terpantau di SPBU Jalan SM Amin, tepatnya di sekitar kawasan Kantor Pajak. Meski volume kendaraan terus membeludak, arus pergerakan mobil di area pengisian masih berjalan perlahan sehingga tidak memicu kemacetan total.
"Tidak terlalu antre panjang, ini tetap bergerak perlahan," ungkap salah seorang sopir yang terjebak dalam barisan, Andi, Minggu (8/3/2026).
Di sisi lain, para petugas SPBU terlihat bekerja ekstra melayani pengisian bahan bakar secara bergantian. Aktivitas operasional di lapangan diklaim tetap berjalan normal di tengah tekanan jumlah kendaraan yang tak kunjung putus.
Fenomena sulitnya mendapatkan solar ini memicu kecemasan serius di kalangan masyarakat, terlebih menjelang perayaan Idulfitri 2026. Lonjakan aktivitas ekonomi dan transportasi selama bulan puasa dikhawatirkan makin memperparah keadaan jika pasokan BBM tidak segera stabil.
Sejumlah pengendara mendesak otoritas terkait untuk segera memastikan keamanan ketersediaan pasokan solar. Mereka berharap antrean tidak semakin memanjang ke ruas jalan protokol karena berpotensi melumpuhkan mobilitas warga dan menghambat kelancaran distribusi logistik menjelang Lebaran. ***