
PEKANBARU - Upaya perbaikan kualitas penanganan sampah di Kota Pekanbaru mendapat dukungan dana yang lebih besar. Melalui pergeseran anggaran oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), pagu persampahan pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pekanbaru bertambah menjadi lebih dari Rp167 miliar.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Nurul Ikhsan, menyebutkan penambahan dana ini harus berbanding lurus dengan peningkatan kinerja di lapangan. Sebelumnya, DLHK Pekanbaru hanya mengantongi pagu awal sekitar Rp138 miliar, sebelum akhirnya mengalami dua kali pergeseran anggaran.
"Memang peningkatan anggaran ini berkaitan dengan penambahan kontrak kerja, untuk mendukung operasional pengangkutan sampah di Kota Pekanbaru," terangnya.
Penambahan Armada Angkut
Suntikan dana segar tersebut dialokasikan secara spesifik untuk memperkuat daya angkut persampahan di berbagai wilayah. Pemenuhan fasilitas operasional ini mencakup puluhan unit kendaraan dan alat berat baru.
Berikut adalah rincian armada dan alat berat yang didatangkan untuk operasional persampahan:
Evaluasi Serapan Anggaran
Hingga 30 Juli lalu, realisasi dana khusus sektor persampahan tercatat telah mencapai Rp108 miliar. Besarnya angka serapan tersebut mendapat pengawasan ketat dari kalangan legislatif agar penggunaannya tepat sasaran.
"Pastinya ini menjadi atensi kita, terutama dalam upaya memastikan penggunaan anggaran tetap efektif dan efisien," tegasnya.
Politisi Partai Gerindra tersebut mengingatkan agar peningkatan fasilitas sejalan dengan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Komisi IV DPRD Pekanbaru akan terus mengevaluasi realisasi anggaran serta kinerja pengelolaan secara berkala untuk memastikan program DLHK berjalan sesuai target.
"Hasil akhirnya kan kita akan nampak, terutama akan memberikan dampak nyata terhadap kebersihan di Kota Pekanbaru. Intinya, tak ada lagi sampah menumpuk sedikit pun," pungkasnya. ***