
PEKANBARU - Keikutsertaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan Ekonomi Kreatif dalam ajang Harvesting Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BWI) 2023 berlangsung tanpa pungutan biaya. Langkah ini diambil untuk membuka peluang dan meringankan beban para pelaku usaha dalam memanfaatkan momen berharga ini.
M Taufiq OH, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Riau, mengingatkan agar masyarakat melaporkan apabila ada oknum yang memungut biaya dalam rangka event tersebut. "Pendaftaran ini gratis, semuanya gratis. Kalau ada mendengar-dengar yang bayar segala macam laporkan saja ke kita," tegas Taufiq, Jumat (28/07/2023).
Taufiq menambahkan, timnya telah memastikan setiap UMKM yang mendaftar dan ikut serta dalam Gernas BBI-BBWI adalah yang sesuai kategori. Fokusnya adalah pada usaha yang benar-benar berkategori mikro, kecil dan menengah.
Dengan harapan kegiatan ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Provinsi Riau, Taufiq menekankan pentingnya UMKM yang sukses dan on boarding. Hal ini akan memfasilitasi masyarakat untuk melakukan transaksi dan pemasaran berkelanjutan.
“Jika proses mereka bagus ekonomi kita pun tambah bagus. Kalau bisa pemasarannya lebih luas lagi, itu lebih bagus untuk UMKM kita. Begitu juga dengan gerakan bangga berwisatanya," ucap Taufiq.
Event Gernas BBI-BBWI yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur Riau, pada 28-30 Juli ini diramaikan oleh 150 UMKM. Berbagai kegiatan telah disiapkan panitia penyelenggara, termasuk lomba fashion show, lomba grup band lokal, lomba pantun, bazar kuliner dan lomba rebana. ***