
PEKANBARU – Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Purwadi Arianto, menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan tolok ukur utama dalam menilai kualitas pelayanan publik. Hal itu disampaikannya saat penyerahan penghargaan Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2024 di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi, Kamis (7/8/2025).
Menurut Purwadi, birokrat sebagai garda terdepan pelayanan publik harus mampu memberikan layanan yang tulus serta responsif terhadap keluhan dan kebutuhan masyarakat.
“Kunci pelayanan publik yang baik adalah kepercayaan masyarakat. Kepercayaan itu hanya akan diperoleh jika kita tulus melayani dan cepat merespons,” katanya.
Ia menekankan pentingnya birokrasi yang tidak hanya menjalankan tugas administratif, namun juga menjadi pilar dalam menghadirkan layanan yang berdampak langsung dan berpihak kepada masyarakat.
“Maka hari ini kita bukan sekadar menjalankan agenda birokrasi, tetapi memastikan bahwa setiap layanan benar-benar menjadi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Purwadi juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan jelas agar birokrasi lebih responsif terhadap aspirasi publik, cermat dalam pengelolaan anggaran, serta cepat dalam implementasi kebijakan.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya transformasi layanan publik berbasis digital, penguatan koordinasi antar lembaga, dan pengelolaan sumber daya manusia secara optimal agar birokrasi bisa berkontribusi maksimal dalam pencapaian target pembangunan.
“Reformasi pelayanan publik menjadi salah satu titik penting dalam asta cita Presiden, yang diharapkan terwujud melalui sistem pelayanan yang lebih efisien dan transparan,” tutupnya. ***