PEKANBARU – Ketua Tim Penggerak Posyandu Provinsi Riau, Henny Sasmita Wahid langsung tancap gas usai mengikuti rapat persiapan Tim Pembina Posyandu Nasional. Tanpa menunggu waktu lama, ia memimpin rapat kecil bersama pengurus TP Posyandu di Kediaman Gubernur Riau, Kamis (20/3/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Henny menyampaikan apresiasi kepada pengurus yang telah berpartisipasi dalam rapat nasional tersebut.

"Alhamdulillah, kita semua sudah mendengar seperti apa uraian lomba TP Posyandu Tahun 2025 yang tadi kita ikuti. Lomba ini dilakukan sebagai upaya untuk melecut semangat kita semua dalam pelaksanaan enam bidang SPM posyandu," ujarnya.

Ia menilai, 11 indikator penilaian yang ditetapkan oleh pusat bukanlah hal yang mudah untuk dipenuhi.

"Setelah ditelaah satu-satu, 11 penilaian yang diberikan oleh pusat itu tidaklah sederhana. Pelaksanaan lomba ini masih menjadi PR kita bersama, bukan hanya di Provinsi Riau, tapi saya yakin untuk seluruh provinsi yang ada di Indonesia," tambahnya.

Untuk menindaklanjuti hal tersebut, Henny menyebut akan segera membentuk panitia kecil yang melibatkan enam OPD terkait, yakni Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Bapenda Riau.

"Untuk ketuanya bisa dari Bapenda ataupun Dinas PMD, tapi dari kepengurusan kita juga harus ikut andil menjalankan lomba ini. Harapan saya tidak terlalu tinggi, saya ingin kita mampu berpatisipasi dalam lomba ini dengan memberikan upaya terbaik," sebutnya.

Meski baru bergelut dalam bidang ini, Henny menyatakan komitmennya untuk bekerja optimal agar Provinsi Riau bisa berkontribusi maksimal dalam lomba tingkat nasional tersebut.

"Saya akan menjadikan lomba ini sebagai pelecut semangat kita dan bisa menjadikan langkah awal agar posyandu kita dapat melaksanakan 6 bidang SPM posyandu sesuai keinginan dari pusat," ungkapnya.

Langkah selanjutnya, TP Posyandu Riau akan segera menyampaikan informasi kepada TP PKK kabupaten/kota serta meneruskan surat dari pusat. Rapat lanjutan akan digelar Senin (24/3/2025) dengan melibatkan OPD terkait dan TP Posyandu kabupaten/kota guna menyusun draft rencana tahunan.

"Setelah rapat Senin besok, tanpa lomba pun ini menjadi PR untuk saya dan kita semua. Kita bisa adakan rapat kabupaten/kota menyiapkan bahan, rencana kerja tahunan yang sudah ada dari pusat," jelasnya.

"Segera diproses supaya kita bisa bekerja lebih cepat lagi. Ini langkah awal kita, namanya organisasi baru berdiri jadi kita harus terlecut untuk menggesa setiap program yang dilaksanakan," pintanya. ***