PEKANBARU, GORIAU.COM - Pemadaman listrik secara bergilir di Pekanbaru sangat disayangkan kalangan anggota DPRD Pekanbaru. Sekretaris Komisi IV DPRD Pekanbaru, Muhammad Sabarudi menyayangkan belum adanya solusi konkrit PLN untuk mengatasi krisis energi.

''Meskipun sampai saat ini proses pembangunan pembangkit listrik di Pekanbaru terus berjalan namun belum ada iktikad baik tentang harapan kita (DPRD) yang telah disampaikan beberapa waktu lalu saat rapat pansus di tahun 2010,'' jelasnya, Kamis (4/4/2013).

Menurutnya, solusi yang ditawarkan dulu yaitu pengadaan genset untuk meminimalisir pemadaman, ternyata belum terealisasi. Hal ini dibuktikan dengan tetap berlangsungnya pemadaman bergilir hingga saat ini.

Selain itu, ia juga menyesalkan kebijakan kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) per 1 April lalu. ''Padahal optimalisasi kinerja PLN ini belum jelas. Jangan sampai nanti kebijakan ini memberi dampak negatif bagi masyarakat, karena mereka tahunya kenaikan tarif mesti dibarengi dengan peningkatan kualitas pelayanan yang semakin optimal,'' tegasnya.

Ia berharap, pelayanan publik oleh PLN harus ditingkatkan, tidak hanya dalam mencatat meteran namun sampai pada peningkatan kualitas pelayanan ketersediaan dalam pasokan listrik. (jpr)