
PEKANBARU – Sebanyak 100 masjid di Kota Pekanbaru menerima bantuan alat pemadam api ringan (APAR) dari Konsulat Malaysia. Proses penyerahan bantuan pencegahan kebakaran ini berlangsung di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru, Jalan Cempaka, Jumat (24/4/2026).
Para pengurus masjid menerima langsung bantuan alat pemadam tersebut sekaligus mempraktikkan cara penggunaannya untuk menjinakkan api. Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, ST MArch, menilai langkah ini sebagai bentuk kepedulian yang sangat luar biasa di tengah ancaman insiden kebakaran yang kerap terjadi.
"Intensitas kebakaran cukup mengkhawatirkan, maka harus ada kesiapsiagaan," kata Markarius usai menerima bantuan secara simbolis.
Ia berpesan agar para pengurus masjid meletakkan APAR di titik yang mudah diakses oleh warga sekitar. Selain itu, rumah ibadah juga diharapkan menjadi pusat sosialisasi untuk mencegah bencana kebakaran sejak dini.
"Para pengurus masjid juga bisa berlatih menggunakan APAR, agar mencegah kebakaran dari dini," tambahnya.
Konsul Malaysia di Pekanbaru, Mohammed Hosnie Shahiran bin Ismail, menjelaskan bahwa APAR sangat bermanfaat untuk melakukan pemadaman awal sebelum api membesar dan menjalar luas. Bantuan tersebut tidak hanya ditujukan bagi masjid di permukiman warga, tetapi juga di lingkungan pondok pesantren.
"Program ini adalah kegiatan kolaborasi dengan Pemko Pekanbaru melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan," ungkap Mohammed Hosnie.
Kepala Kantor Kementerian Agama Pekanbaru, Syahrul Mauludi, turut menyampaikan apresiasi atas perhatian khusus dari pihak Konsulat Malaysia. Bantuan ini dinilai sangat tepat sasaran karena juga diperuntukkan bagi sejumlah madrasah.
"Adanya kolaborasi ini dalam menggagas program positif lainnya," pungkasnya. ***