PEKANBARU – Kabar gembira bagi warga yang ingin mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Pemerintah Provinsi Riau menggelar operasi pasar dan Bazar Rakyat Ramadan, Selasa (10/3/2026). Satu syarat penting yang wajib dipatuhi masyarakat adalah membawa tas belanja sendiri dari rumah karena panitia memberlakukan aturan bebas kantong plastik.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop UKM Provinsi Riau, Tetty Nurdianti, mewakili Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM, Taufiq OH, memastikan ketersediaan pasokan sembako murah untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.

"Besok akan digelar di seberang gedung Menara Dang Merdu Bank Riau Kepri Syariah, Jalan Cut Nyak Dien, Kota Pekanbaru. Pukul 09.00 pagi," ungkap Tetty Nurdianti, Senin (9/3/2026).

Berbagai komoditas pangan dijual di bawah harga pasar reguler. Warga bisa menebus beras premium seharga Rp140 ribu per karung dan beras SPHP seharga Rp50 ribu per lima kilogram. Kebutuhan dapur lain seperti gula pasir dipatok Rp16 ribu per kilogram, telur ayam Rp49 ribu per papan, serta tepung terigu hanya Rp10 ribu per kilogram.

"Sementara untuk harga bawang merah akan dibanderol dengan Rp27 ribu per kilogram, bawang putih Rp26 ribu per kilogram," rincinya.

Untuk komoditas segar seperti cabai rawit, cabai merah, daging sapi, dan daging ayam, harga yang ditawarkan akan bersifat dinamis. Masyarakat bisa mendapatkan harga langsung dari tingkat petani maupun peternak tanpa melalui rantai distribusi yang panjang.

Selain pasokan dari pemerintah, kegiatan ini juga menggandeng sektor swasta melalui program Bazar Rakyat Ramadan untuk memperluas jenis barang yang dijual.

"Besok akan diadakan juga Bazar Rakyat Ramadan menggandeng pihak swasta. Akan ada penjualan minyak goreng kemasan Filma dengan harga Rp15 ribu per liter. Mulai pukul 09.00 - 15.00," paparnya.

Mengusung konsep ramah lingkungan, panitia bersikap tegas terkait larangan penggunaan plastik sekali pakai di area pasar murah tersebut.

"Kita tidak menyediakan kantong plastik, untuk mendukung program Go Green. Jadi masyarakat diimbau dan sangat diharapkan membawa tas belanja dari rumah masing-masing," pungkasnya. ***