
PEKANBARU - Ancaman cuaca ekstrem membayangi wilayah Provinsi Riau menjelang akhir pekan. Warga yang merencanakan aktivitas di luar ruangan pada sore hingga malam hari diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi hujan lebat yang berisiko disertai sambaran petir dan pusaran angin kencang.
Kondisi atmosfer yang bergejolak ini diprakirakan melanda sebagian besar wilayah, memicu potensi genangan air dan pohon tumbang. Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Elisa JS Kedang mengonfirmasi bahwa pergerakan awan hujan akan mulai menebal secara merata setelah siang hari.
"Sore hingga malam hari udara kabur hingga berawan. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian besar wilayah Riau," urainya.
BMKG secara khusus menerbitkan peringatan dini untuk sejumlah kabupaten dan kota yang berpotensi menerima curah hujan paling tinggi dan berisiko memicu cuaca ekstrem. Berikut wilayah yang patut bersiaga:
Sebelum hujan lebat turun di sore hari, cuaca pada pagi hingga siang cenderung bervariasi antara udara kabur hingga cerah berawan. Namun, gerimis atau curah hujan skala ringan kemungkinan sudah mulai membasahi Indragiri Hulu, Kampar, Pelalawan, Kepulauan Meranti, Bengkalis, dan Kota Dumai pada siang harinya.
Sementara itu, suhu udara Riau hari ini terasa cukup normal dengan rentang 23 hingga 33 derajat Celsius. Kelembapan udara tercatat berada di level 55 sampai 100 persen, menciptakan suasana yang cenderung gerah sebelum hujan turun.
Angin terpantau bertiup dari arah tenggara menuju barat dengan kecepatan yang bervariasi, dari 10 hingga 40 kilometer per jam. Beruntung bagi aktivitas pelayaran, kondisi perairan Provinsi Riau diprakirakan relatif tenang. Tinggi gelombang laut diperkirakan hanya berkisar antara 0,5 sampai 1,25 meter, masuk dalam kategori rendah dan tergolong sangat aman untuk lalu lintas laut. ***