PEKANBARU – Qari muda asal Riau, Bayu Wibisono Damanik, berhasil mengharumkan nama daerah dan bangsa setelah lolos ke babak final Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Internasional ke-45 di Masjidil Haram. Bayu mewakili Indonesia pada cabang hafalan 15 juz, bersaing dengan 179 peserta dari 128 negara.

Keberhasilan ini disambut penuh rasa syukur oleh keluarga besar Kementerian Agama Provinsi Riau. Kepala Bidang Penaiszawa Kanwil Kemenag Riau, Mas Jekki Amri, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh.

“Alhamdulillah, hari ini Bayu berhasil melaju ke babak final. Ini capaian luar biasa yang membanggakan Riau dan Indonesia di kancah internasional. Kami mendoakan Bayu diberi kelancaran, kesehatan, dan kekuatan saat tampil di final, serta mampu meraih hasil terbaik,” ujarnya, Selasa (12/8/2025).

Mas Jekki menilai capaian Bayu bukan sekadar kebanggaan pribadi, tetapi juga bukti potensi Riau dalam melahirkan generasi Qur’ani yang berdaya saing global. Ia berharap prestasi ini dapat memotivasi generasi muda untuk mencintai, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur’an.

MTQ Internasional ke-45 menjadi ajang bergengsi dengan dewan juri dari Arab Saudi, Maroko, Uganda, dan Albania. Penilaian dilakukan ketat berdasarkan hafalan, tajwid, kefasihan, serta keindahan bacaan.

“Babak final akan menentukan siapa yang berhak membawa pulang gelar juara. Kami mengajak masyarakat Riau dan Indonesia untuk mendoakan serta memberi dukungan moril kepada Bayu,” tambahnya.

Ia menegaskan, perjuangan Bayu bukan hanya demi gelar juara, tetapi juga menjaga marwah dan syiar Al-Qur’an di mata dunia. Keberhasilan ini menjadi sejarah baru bagi Riau, dengan Bayu sebagai salah satu qari muda yang mampu menembus panggung final MTQ Internasional di Tanah Suci. ***