KAMPAR – Kehilangan mendalam dirasakan keluarga Mahani setelah putranya, M Fauzan (16), meninggal dunia akibat tenggelam di danau Dusun II Teluk Kenidai, RT 001 RW 001, Desa Teluk Kenidai, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Kamis (2/4/2026). Remaja tersebut tak kuasa bertahan akibat kelelahan fisik usai berenang melintasi perairan tersebut.

Peristiwa bermula saat remaja asal Perumahan Griya Taman Anggrek, Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu tersebut pamit kepada ibunya untuk bermain bersama teman-temannya sekitar pukul 16.00 WIB. Setibanya di lokasi, mereka berenang di pinggir danau lalu bergerak lebih jauh menuju area kayu dan sebuah pulau kecil.

Saat mencoba berenang kembali ke tepi danau, Fauzan yang berada di barisan paling belakang diduga mengalami kelelahan yang luar biasa. Ia sempat berteriak meminta tolong sebelum tubuhnya tenggelam ke bawah permukaan air. Salah seorang rekan berusaha keras menariknya, namun kendala fisik dan tenaga yang tak seimbang membuat upaya penyelamatan gagal.

"Teman korban sudah berupaya memberikan pertolongan, namun tidak sanggup menarik korban. Selanjutnya mereka meminta bantuan warga sekitar," ujar Kapolres Kampar, Boby Putra Sebayang.

Keluarga yang segera mendapat informasi dari rekan-rekan Fauzan langsung bergegas menuju lokasi kejadian. Kepanikan warga memicu upaya pencarian mandiri sembari menunggu aparat keamanan dan tim Search and Rescue (SAR) Kabupaten Kampar yang tiba usai menerima laporan piket Polsek Tambang pukul 18.00 WIB.

Pencarian intensif yang melibatkan solidaritas masyarakat setempat membuahkan hasil sekitar pukul 19.45 WIB. Tubuh Fauzan berhasil ditemukan dan langsung dievakuasi ke Puskesmas Kubang Raya untuk mendapatkan penanganan medis.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan meninggal dunia," jelasnya.

Pihak keluarga menerima kenyataan pahit ini sebagai musibah. Sebagai bentuk keikhlasan, keluarga menolak dilakukannya proses autopsi terhadap jenazah yang dikuatkan dengan penandatanganan surat pernyataan resmi. ***