
PADANG – PT Hutama Karya akan mengoperasikan Tol Fungsional Seksi Padang-Sicincin sepanjang 35,90 kilometer selama libur Idul Fitri 1446 Hijriah. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik dan memastikan kelancaran lalu lintas di Sumatera Barat.
"Menghadapi lonjakan trafik selama arus mudik Lebaran 2025, Hutama Karya menyiapkan strategi operasional dengan mengoperasikan sejumlah ruas jalan tol fungsional," ujar Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, di Padang, Kamis.
Adjib Al Hakim menjelaskan, pengoperasian ruas tol ini akan disesuaikan dengan kondisi lalu lintas serta berdasarkan diskresi kepolisian setempat. "Kami berkomitmen untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan fasilitas agar perjalanan mudik berlangsung aman dan nyaman," jelasnya.
Tol Padang-Sicincin diharapkan dapat memangkas waktu perjalanan antarkota di Sumatera Barat, termasuk dari Kota Bukittinggi menuju Bandara Internasional Minangkabau. Selama beberapa tahun terakhir, banyak pemudik yang terjebak macet di jalur tersebut, bahkan beberapa calon penumpang pesawat batal berangkat karena keterlambatan.
"Tol ini sangat membantu dalam mempercepat perjalanan dari dan ke Kota Bukittinggi," tambahnya.
Jalan tol ini dilengkapi dengan 15 jembatan underbridge yang melintasi jalan lokal dan jalur kereta api, 10 jembatan sungai serta irigasi, dan tiga overpass yang memisahkan jalur tol dari lalu lintas lokal. Selain itu, tersedia 21 pelintasan box traffic untuk kendaraan lokal serta lima pelintasan box pedestrian bagi pejalan kaki, dengan akses masuk dan keluar melalui Gerbang Tol Padang dan Gerbang Tol Kapalo Hilalang.
Selain Tol Padang-Sicincin, Hutama Karya juga mengoperasikan ruas tol fungsional lainnya untuk mendukung kelancaran arus mudik. Beberapa di antaranya adalah Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 1 Padang Tiji-Seulimeum sepanjang 25,68 km dan Tol Palembang-Betung Seksi 2 Gerbang Tol Rengas/Musi Landas-Pangkalan Balai sepanjang 30,67 km. (ant)