
PEKANBARU – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau menggelar program Police Goes To School di SD Negeri 36 Pekanbaru, Selasa (27/1/2026). Kegiatan ini bertujuan membentuk karakter generasi muda agar tertib berlalu lintas sekaligus peduli terhadap kelestarian alam melalui pendekatan Green Policing.
Dirlantas Polda Riau, Jeki Rahmat Mustika, hadir langsung dan berbaur dengan 800 siswa serta 21 guru. Dalam sesi edukasi yang interaktif, para siswa dibekali pemahaman mengenai pentingnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami.
"Penanaman nilai disiplin sejak dini adalah langkah strategis Polri dalam membentuk karakter bangsa. Kami ingin anak-anak ini kelak tumbuh menjadi pelopor keselamatan yang tidak hanya patuh hukum, tetapi juga sadar akan tanggung jawab menjaga ekosistem di sekitarnya," ujar Jeki.
Guna mendukung edukasi tersebut, petugas membagikan helm standar SNI dan buku panduan tertib berlalu lintas. Selain itu, pemberian tumbler dilakukan sebagai upaya nyata mengurangi sampah plastik di lingkungan sekolah, sejalan dengan semangat menjaga lingkungan.
Sebagai simbol kepedulian terhadap alam, Jeki juga menyerahkan bantuan bibit pohon berbuah kepada pihak sekolah. Penyerahan bibit ini merupakan ajakan bagi dunia pendidikan untuk aktif menghijaukan lingkungan sejak dini kepada para siswa.
Kepala Sekolah SDN 36 Pekanbaru, Doli Susmita, menyambut baik inisiatif kepolisian tersebut. Sebagai komitmen jangka panjang, dilakukan pula penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Ditlantas Polda Riau dan pihak sekolah terkait penguatan budaya tertib berlalu lintas bagi warga sekolah.
Suasana semakin meriah saat sejumlah siswa berhasil menjawab kuis dan mendapatkan hadiah boneka maskot Domang serta Tari. Melalui kolaborasi ini, kepolisian berharap nilai kepatuhan hukum dan kecintaan terhadap lingkungan dapat tertanam kuat demi mewujudkan masa depan yang lebih baik. ***