TEMBILAHAN – Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hilir resmi memulai Operasi (Ops) Keselamatan Lancang Kuning (LK) 2026. Kesiapan ini ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan di Lapangan Apel Polres Indragiri Hilir, Jalan Gajah Mada, Tembilahan, Senin (2/2/2026).

Apel tersebut dipimpin oleh Wakapolres Indragiri Hilir, Maiterika, SH MH, serta dihadiri perwakilan Kodim 0314/Inhil, Dinas Perhubungan, BPBD, Satpol PP, Jasa Raharja, dan Pos SAR Tembilahan. Selain pengecekan personel gabungan, pimpinan apel juga memeriksa kesiapan sarana dan prasarana pendukung operasi.

Dalam amanat yang dibacakannya, Maiterika menekankan pentingnya mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) yang aman dan nyaman. Hal ini menjadi krusial mengingat lalu lintas merupakan urat nadi mobilitas masyarakat dan ekonomi.

"Lalu lintas memiliki peran strategis, sehingga pengelolaannya membutuhkan sinergi lintas sektor serta partisipasi aktif masyarakat," jelasnya saat membacakan amanat.

Operasi ini menjadi langkah pendahuluan sebelum memasuki masa Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026. Pendekatan edukatif dan kolaboratif menjadi kunci utama petugas di lapangan untuk menekan angka pelanggaran, mengingat perilaku manusia masih menjadi penyebab utama kecelakaan.

Kapolres Indragiri Hilir, Farouk Oktora, SH SIK, melalui Wakapolres menyampaikan bahwa operasi ini mengedepankan langkah preemtif dan preventif. Penegakan hukum akan tetap dilakukan secara humanis guna meningkatkan kepatuhan masyarakat.

"Kami berharap melalui operasi ini, masyarakat semakin memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas, sehingga dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya," ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergitas antara Polri, TNI, dan pemerintah daerah sangat diperlukan agar tujuan operasi tercapai optimal. Masyarakat diharapkan bisa menjadi pelopor keselamatan bagi diri sendiri dan orang lain saat berkendara. ***