JAYAPURA, GORIAU.COM - Seorang anggota Koramil Dabra, Distrik Mamberamo Hulu, Kabupaten Mamberamo Raya, Papua, Kopda Samsul Arifin dikeroyok 5 orang tak dikenal, hingga mengalami luka bacok di punggung dan perut.

Peristiwa ini terjadi di Lapangan Perintis/Bandara Dabra, Jumat (8/8/2014) sekitar pukul 10.30 WIT. Kapendam XVIII Cendrawasih, Letkol ARH Rikas Hidayatullah mengungkapkan informasi itu melalui pesan singkat selular.

"Korban sudah dievakuasi ke RS Marthen Endey, Jayapura, sore tadi. Kondisi yang bersangkutan stabil," kata Rikas.

Sebelumnya berdasarkan sumber Kompas.com, kronologi kejadian diawali saat pada sekitar pukul 10.00 WIT pesawat Dimonim dari Bandara Sentani mendarat di Bandara Dabra untuk menurunkan penumpang dan bagasi.

Samsul Arifin beserta dua orang anggota Koramil Dabra, yang identitasnya belum diketahui, melaksanakan pengamanan landasan bandara dengan membawa senjata SS 1 V 3. Namun kedua rekannya itu tidak membawa senjata.

Setelah pesawat tinggal landas, Samsul Arifin dan dua rekannya kembali ke Koramil Dabra yang berjarak sekitar 100 meter. Namun, tiba-tiba di tengah perjalanan Samsul dibacok oleh orang tidak dikenal mengenai punggung dan leher.  Senjata milik Samsul pun dirampas dan dibawa lari ke arah Tolikara.

Melihat kejadian tersebut, kedua rekan Samsul dengan dibantu oleh masyarakat menolong dan melarikannya ke Puskesmas yang berjarak 50 meter dari lokasi kejadian.***