JAKARTA, GORIAU.COM - Polsek Ciracas menangkap pelaku korban pembacokan seorang anggota TNI AD kesatuan Yon Zikon 13 Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, saat mereka akan pulang ke rumahnya. Kanit Reskrim Polsek Ciracas AKP Jupriono mengatakan, pelaku berinisial RS dan ABD berumur belasan tahun ditangkap di Jalan H Mukti Cimanggis, Depok.

"Baru mau pulang ke rumah, berdasarkan saksi di lapangan, polisi dapat menangkap satu per satu," kata Jupriono saat ditemui di kantornya, Jakarta, Minggu (23/11).

Menurut dia, pelaku berinisial RS yang membacok korban Praka Wahyu Adi, anggota TNI AD kesatuan Yon Zikon 13 Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan. "Barang bukti satu sajam berbentuk bulan sabit milik RS. Yang membacok juga RS," ujarnya.

Hingga kini unit Reskrim Polsek Ciracas sedang memproses pelaku dengan sejumlah saksi-saksi yang melihat pembacokan tersebut dan sedang melakukan pengembangan pelaku lain. "Pelaku inisial RS warga Cimanggis masih sekolah dan inisial ABD warga Cipayung enggak sekolah," jelasnya.

Kapolsek Ciracas Kompol Djitu Martono mengatakan, motif pembacokan seorang anggota TNI AD kesatuan Yon Zikon 13 Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan karena bersenggolan motor di jalan dengan sejumlah pemuda.

"Saksi ada lima teman-temannya. Pelaku RS yang membacok korban dan masih sekolah di SMK, kalau pelaku ABD enggak sekolah. Sajam dibuat sendiri dari bahan plat berbentuk bulan sabit milik RS," kata Djitu Martono.

"Korban dibacok di Jalan Pertigaan Arum Dina sekitar jam 02.30 WIB," imbuhnya.

Menurut dia, korban langsung tak sadarkan diri karena banyak darah yang keluar. Korban sebelumnya dilarikan ke RS Ketergantungan Obat Terlarang di Cibubur, sebelum dirawat di RS Tugu Ibu di Depok, Jawa Barat. Namun karena luka yang cukup serius di bagian tengkuk leher belakang, korban lalu dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Kondisi Praka Wahyu Adi pun hingga kini masih dikabarkan kritis. "Karena RSKO tak ada UGD dibawa ke RS Tugu Ibu Depok langsung," jelas Djitu Martono.

Korban Minta Maaf

Kapolsek Ciracas Kompol Djitu Martono mengatakan, Praka Wahyu Adi, korban pembacokan tersebut sempat meminta maaf kepada pelaku karena menyenggol motornya. Namun, pelaku malah mengejar korban dan membacoknya dengan senjata tajam berbentuk bulan sabit.***