
JAKARTA - Pemerintah kembali membuka lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS) sebanyak 17.928 orang. Belasan ribu CPNS baru ini akan mengisi formasi di 61 kementerian, lembaga dan pemerintah provinsi (Pemprov).
''Formasi untuk Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara sebanyak 500, sedangkan jumlah lowongan/formasi CPNS untuk Kementerian/Lembaga, sebanyak 17.428,'' kata Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Asman Abnur, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Rabu, 6 September 2017.
Menurut Asman, formasi untuk Kementerian/Lembaga disediakan termasuk untuk putra/putri lulusan terbaik (cumlaude/dengan pujian) sebanyak 1.850, penyandang disabilitas sebanyak 166, serta putra/putri Papua dan Papua Barat sebanyak 196.
Seperti pendaftaran sebelumnya, calon pelamar hanya dapat mendaftar pada satu instansi dan memilih satu jabatan.
''Bagi pelamar yang sudah mendaftar pada penerimaan putaran pertama (Kementerian Hukum dan HAM dan Mahkamah Agung) diperbolehkan mendaftar kembali dengan menggunakan account SSCN yang telah dibuat sebelumnya,'' kata dia.
Sementara untuk pendaftar pada penerimaan putaran pertama yang sudah dinyatakan lulus seleksi diminta untuk tidak mendaftar lagi pada penerimaan putaran kedua.
Pelaksanaan seleksi CPNS tahun 2017 tahap kedua ini dilakukan berdasarkan prinsip kompetitif, adil, objektif, transparan, bersih dari praktik KKN, dan tidak dipungut biaya.
Informasi resmi terkait dengan persyaratan pendaftaran dan jadwal dapat diakses mulai kemarin (Selasa, 5 September 2017) pukul 23.00 WIB di situs Kementerian PANRB www.menpan.go.id, situs BKN https://sscn.bkn.go.id, serta situs kementerian/lembaga yang bersangkutan.
Asman kembali menegaskan agar calon pelamar termasuk orang tua pelamar tidak mempercayai orang atau pihak tertentu yang menjanjikan dapat membantu kelulusan dalam setiap tahapan seleksi dengan keharusan menyediakan sejumlah uang atau imbalan lainnya.
''Waspadai adanya penipuan. Jangan terkecoh dengan iming-iming oknum yang mengaku bisa membantu. Tidak ada orang yang bisa membantu meluluskan CPNS,'' kata dia.
Berikut daftar jumlah formasi penerimaan CPNS di Kementerian, lembaga pemerintah, dan Pemprov tahap kedua:
Daftar Kementerian yang Buka Lowongan
Dilihat dari komposisinya, Kementerian Keuangan menjadi instansi yang bakal menerima CPNS terbanyak dengan jumlah 2.880 formasi. Disusul oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang sebanyak 1.610 formasi dan Kementerian Riset dan Teknologi 1.500 formasi. Â
Berikut rincian instansi negara yang membuka seleksi penerimaan CPNS periode kedua: Â Â
Formasi di Kementerian Â
1. Kementerian Keuangan, 2.880 formasi
2. Kementerian ESDM, 65Â formasi
3. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 300Â formasi
4. Kementerian Ketenagakerjaan, 160Â formasi
5. Kementerian Kelautan dan Perikanan, 329Â formasi
6. Kementerian Perindustrian, 380Â formasi
7. Kementerian PUPR, 1.000Â formasi
8. Kementerian Pariwisata, 40Â formasi
9. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, 1.610Â formasi
10. Kementerian LHK, 700Â formasi
11. Kementerian Perhubungan, 400 formasi
12. Kementerian Luar Negeri, 75Â formasi
13. Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi, 91Â formasi
14. Kementerian Kesehatan, 1.000Â formasi
15. Kementerian Pertanian, 475Â formasi
16. Kementerian Sosial, 160Â formasi
17. Kementerian Riset, Teknologi, dan PT, 1.500Â formasi
18. Kementerian PPN/BAPPENAS, 38Â formasi19. Kementerian PANRB, 91Â formasi
20. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, 21Â formasi
21. Kementerian Sekretariat Negara, 178Â formasi
22. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, 40Â formasi
23. Kementerian Agama, 1.000Â formasi
24. Kementerian Perdagangan, 65Â formasi
25. Kementerian Pemuda dan Olah Raga, 27Â formasi
26. Kementerian Bidang Polhukam, 25Â formasi
27. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, 25Â formasi
28. Kementerian BUMN, 25Â formasi
29. Kementerian KUKM, 25Â formasi
30. Kementerian Pertahanan, 50Â formasi
Lowongan CPNS di Lembaga dan Pemprov
Untuk lembaga pemerintah, formasi penerimaan terbanyak CPNS terjadi di instansi Kejaksaan Agung yang membuka pendaftaran sebanyak 1000 lowongan. Diikuti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) 300 formasi dan Lembaga Administrasi Negara (LAN) 299 formasi.
31. Kejaksaan Agung, 1.000Â formasi
32. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), 175Â formasi
33. Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), 98Â formasi
34. Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), 60Â formasi
35. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), 28Â formasi
36. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), 175Â formasi
37. Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN), 10Â formasi
38. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), 90Â formasi
39. Badan Nasional Pengawasan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), 87Â formasi
40. Komisi Yudisial (KY), 33Â formasi
41. Badan Narkotika Nasional (BNN), 275Â formasi
42. Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), 60Â formasi
43. Badan SAR Nasional, 160Â formasi
44. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), 300Â formasi
45. Badan Keamanan Laut (BAKAMLA), 225Â formasi
46. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), 182Â formasi
47. Lembaga Penerbagan dan Antariksa Nasional (LAPAN), 99Â formasi
48. Badan Ekonomi Kreatif, 93Â formasi
49. Badan Pengawas Obat dan Makanan, 110Â formasi
50. Badan Intelijen Nasional (BIN), 199Â formasi
51. Badan Kepegawaian Negara (BKN), 212Â formasi
52. Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), 157Â formasi
53. Setjen DPR, 85Â formasi
54. Badan Informasi Geospasial (BIG), 67Â formasi
55. Lembaga Administrasi Negara (LAN), 299Â formasi
56. Mahkamah Kontitusi (MK), 70Â formasi
57. Kepolisian Republik Indonesia, 200Â formasi
58. Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP), 25Â formasi
59. Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK), 53Â formasi
60. Lembaga Sandi Negara (LEMSANEG), 26Â formasi
61. Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, 500Â formasi.***