JAKARTA, GORIAU.COM - Kabar mengejutkan datang dari kepolisian soal nasib Hayriantira (37), mantan asisten presiden direktur XL yang hilang sejak 8 bulan lalu. Dia ternyata tewas dibunuh.

"Benar, korban dibunuh," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Khrisna Murti saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (5/8/2015).

Belum ada penjelasan detail bagaimana Rian dibunuh. Namun ada informasi jenazah Rian ada di Garut, Jawa Barat. Saat ini polisi masih terus melakukan penyelidikan.

Menurut keterangan keluarga, korban sudah tidak bisa dikontak sejak November 2014 lalu. Saat itu, keluarga telah melakukan pencarian korban ke teman-teman dan orang terdekat korban.

Hingga akhirnya, keluarga membuat laporan orang hilang di Polda Metro Jaya pada tanggal 14 April 2015 lalu. Dalam laporan tersebut, keluarga menyebut Rian sebagai sekretaris Direktur Utama. Pihak keluarga berharap, polisi dapat segera menemukan korban dengan selamat.

Berdasarkan penelusuran detikcom, Rian saat hilang bekerja sebagai asisten Presiden Direktur XL. Kala itu, XL masih dipimpin oleh Hasnul Suhaimi. Kini, jabatan Presiden Direktur dipegang oleh Dian Siswarin.

Rekan-rekannya Sedih

Kabar tentang hilangnya Hayriantira (37) ikut membuat rekan-rekannya saat masih bekerja di XL Axiata terkejut. Mantan asisten pribadi Direktur Utama XL itu dikenal sebagai sosok yang baik di mata mereka.

"Sedih banget. Orangnya baik," sesal General Manager Corporate Communication XL Tri Wahyuningsih saat dihubungi detikcom, Rabu (5/8/2015).

Rian, panggilan akrab Hayriantira, ternyata sudah tak lagi bekerja di XL sejak Oktober 2014. Sedangkan saat keluarganya melaporkan Rian hilang ke Polda Metro Jaya, pada November.

Selain Tri, teman-teman lainnya saat masih bekerja di XL juga sedih dan terkejut mendengar kabar kasus hilangnya Rian dari pemberitaan.

"Dia dulu teman kuliah saya. Orangnya baik," kenang Dolly Surya Wisaka, manajer Samsung yang sempat sama-sama bekerja di XL bersama Rian waktu itu.

Dolly juga mengaku kaget begitu mendengar pemberitaan soal temannya itu. Ia cuma berharap Rian bisa selamat dan cepat ditemukan setelah menghilang 8 bulan lamanya.

Keprihatinan yang sama juga disampaikan oleh Febriati Nadira, yang sebelumnya sempat lama jadi juru bicara di XL sebelum pindah ke Mandiri Sekuritas.

Ia ikut kaget, sedih, dan menyayangkan kejadian yang menimpa Rian. Saat masih sama-sama bekerja di XL, mereka saling mengenal baik.

Apalagi mereka memang sama-sama di bawah Hasnul Suhaimi, yang saat itu masih menjabat orang nomor satu di perusahaan telekomunikasi itu.

"She's a nice girl. Saya sering berkoordinasi dengan dia karena posisinya sebagai PA (personal assistant) Pak Hasnul," pungkas Febriati.***