
GARUT, GORIAU.COM - Andy Wahyudi (38) dibawa ke TKP pembunuhan Hayriantira (37) di Hotel Cipaganti, Jl Raya Cipanas, Tarogong, Garut, Jabar. Tiba di lokasi pada petang tadi, Andy langsung menjalani adegan pra rekonstruksi.Adegan tersebut dilaksanakan berdasarkan pengakuan korban kepada polisi.
Ada sekitar 22 adegan yang dipraktikkan Andy selama pra rekonstruksi. Pra rekonstruksi ini dilakukan tim Unit 1 Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya bersama Polres Garut dan Inafis Polda Metro Jaya. Pra rekonstruksi berlangsung selama sekitar 30 menit.
Adegan dimulai ketika keduanya tiba di kamar hotel. Andy duduk di kursi, sementara Rian langsung merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur. Televisi menyala ketika itu.
Keduanya bercengkerama. Lalu tiba-tiba, menurut versi Andy, Rian mengajaknya berhubungan badan. Namun Andy menolak dengan alasan kemaluannya tidak bisa bangun.
Mendengar penolakan Andy, Rian kemudian mengoloknya dengan kata kasar. Ucapan bernada 'melecehkan' itu berulang kali dilontarkan oleh Rian hingga membuat Andy marah.
Andy kalap, hingga ia mengambil bantal di tempat tidur di samping Rian. Bantal itu kemudian dibekapkan ke wajah Rian, hingga Rian terkulai lemas. Mengetahui Rian tidak bergerak, Andy panik. Ia langsung mengambil minyak di mobil Honda Mobilio yang diparkir di teras kamar hotel untuk membuat Rian siuman. Rian tetap tidak bergerak.
Andy lalu mengecek denyut nadi Rian di bagian tangan kirinya. Tak ada denyutan. Andy kian panik, ia lalu mengecek denyut nadi di leher Rian untuk lebih memastikan lagi. Dan Rian pun tetap tidak bergerak.
Andy lalu terdiam sekitar 30 menit. Dalam kekalutan ia tidak tahu harus berbuat apa. Akhirnya Andy memutuskan untuk melucuti pakaian Rian dan memasukkannya ke dalam tas Rian.
Selesai melucuti pakaian Rian, Andy membopong tubuh Rian lalu membawanya ke kamar mandi. Andy lalu membenamkan tubuh Rian dalam keadaan tidak berbusana ke dalam bak berisi air panas.
Setelah itu, Andy kembali berpikir sejenak. Selang beberapa menit, ia lalu meninggalkan kamar hotel dan mengunci jenazah Rian di dalam kamar hotel. Tas Rian pun dibawanya serta.
Pembunuhan itu dilakukan pada tanggal 30 Oktober 2014 siang lalu. Andy tak sempat menginap di kamar hotel itu. Jenazah Rian baru ditemukan pada keesokannya, tanggal 31 Oktober 2014.
Yang perlu dicatat, cerita pra rekonstruksi di atas berdasarkan pengakuan Andy. Oleh keluarga, Rian selama ini dikenal sebagai sosok yang baik, supel dan periang. Dia baru saja bercerai dengan suaminya kala itu.
Pacaran 2 Tahun
Andy Wahyudi mengaku sudah berpacaran Hayriantira sejak dua tahun lalu. Pada 30 Oktober 2014 lalu, keduanya memutuskan untuk berlibur ke Garut, Jawa Barat menggunakan mobil Honda Mobilio, milik Hayriantira.
Saat itu kata Andy, tujuan awal perjalanan ke Garut menuju ke sentra jaket kulit. Sentra jaket kulit berada di Sukaregang, Garut. Namun, belum sampai di tempat tujuan, mereka memilih bermalam di Hotel Cipaganti, Tarogong, Garut.
Hotel Cipaganti dipilih sebagai tempat istirahat karena menempuh perjalanan selama enam jam dari Jakarta ke Garut. Jarak Tarogong dan Sukaregang dekat karena bisa dilalui dengan cara melintasi Jalan Cipanas Raya.
"Hanya dua jam berada di kamar hotel," tutur Andy yang mengaku hanya berdua berada di kamar hotel.
Saat bermalam Andy mengaku sempat berhubungan intim. Andy tersinggung karena ditanya soal kejantanannya. Lantas, dia marah membekap hingga korban tewas.
Setelah melakukan pembunuhan Andy berpikir menghilangkan jejak. Tanpa pikir panjang, dia memilih menceburkan Hayrianti ke kolam rendam air panas di dalam kamar mandi.
Subdit Jatanras Dit Reskrimum Polda Metro Jaya membawa Andy ke Garut, Jawa Barat. Dia memakai baju tahanan berwarna oranye. Dia dikawal ketat oleh aparat kepolisian dengan kedua tangannya diborgol.***