PADANG - Mobil Kijang Innova plat B 1664 FME bermuatan 11 orang, tujuan Pesisir Selatan (Pessel) terjun ke jurang sedalam 50 meter di Kelok Jariang, Bungus Teluk Kabuang, Padang, Ahad (17/6/2018) sekitar pukul 05.30 WIB.

Dua orang dilaporkan tewas dan delapan lainnya mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut.

Dikutip dari republika.co.id, Haryadi, seorang warga yang ikut membantu evakuasi korban, mengungkapkan, masyarakat sekitar langsung mencoba membantu menyelamatkan korban dengan peralatan seadanya.

Sebagian korban terlihat tergeletak di beberapa titik karena terlempar dari badan mobil yang terguling dan terbalik.

Kepala Dinas Satpol PP Zul Aliman yang juga melintas di jalur tersebut kemudian menghubungi petugas Badan Search and Rescue (Basarnas) Padang untuk melakukan evakuasi dan pertolongan pertama.

''Evakuasi cukup sulit. Sebab korban terpisah. Mobil dalam kondisi ringsek. Sekira pukul 12.00 WIB, evakuasi baru selesai. Korban terakhir yang diangkat dalam kondisi meninggal dunia, laki-laki usia sekitar 40-an,'' jelas Zul.

Korban meninggal dan sebagian yang luka berat langsung dilarikan ke RSUP M Djamil Kota Padang. Sementara empat korban luka dievakuasi ke Puskesmas terdekat untuk diberikan pertolongan pertama.

Zul mengatakan, kemungkinan mobil dikemudikan oleh sopir yang mengantuk sehingga keluar jalur saat ada gangguan sedikit.

Berdasarkan penuturan warga, minibus datang dari arah utara ke arah selatan menuju batas Kota Padang-Painan. Kendaraan tak terkendali karena diperkirakan menghindari hewan yang melintas.

Kondisi korban kendaraan terjun ke jurang di Kelok Jariang mengenaskan, Sopir Bonny Fantra, ditemukan tersangkut di pohon. Bonny merupakan warga Muaro Pasa Bukit Tambun Tulang, Batang Kapas, Pessel.

Beberapa saat setelah kejadian, terlihat jajaran Polsek Bungus, PMI dan BPBD terjun kelokasi melakukan upaya evakuasi, juga Satlantas Polresta Padang membantu mengatur lalu lintas di ruas itu.

Ruas Kelok Jariang merupakan ruas utama Padang-Painan, apalagi libur lebaran hari ketiga, banyak dimanfaatkan warga untuk berwisata ke banyak destinasi di Pesisir Selatan, yang terkenal sebagai negeri sejuta pesona itu, seperti ke Kawasan Mandeh, Pantai Cerocok, Jembatan Aka, Pantai Salido dan lainnya

Semua penumpang minibus naas tersebut berasal dari Batang Kapas. Berikut nama-nama korban tewas dan luka-luka:

1. Septi Aulia Putri 13 thn (meninggal dunia)

2. Armen, 55 tahun (meninggal dunia)

3. Beni Indra, 32 tahun

4. Syafril, 43 tahun

5. Gusmawarni, 32 tahun

6. Ilham, 5 tahun

7. Nurmanis, 60 tahun

8. Shinta, 13 tahun

9. Zahwa, 6 tahun

10. Bonny Fantra (sopir)

Sedangkan bayi berusia tiga tahun, Hatifa, tidak mengalami luka sama sekali.***