
PEKANBARU – Kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa seorang balita pejalan kaki terjadi di Jalan Hangtuah, tepatnya di pintu masuk Pos 1 Masjid Agung An-Nur Pekanbaru, Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 07.50 WIB. Korban bernama Abdurrahman Al Hafidz Hasibuan (3) meninggal dunia setelah tertabrak sebuah mobil saat sedang menyeberang.
Insiden memilukan ini bermula ketika mobil jenis Toyota Avanza bernomor polisi BM 1256 TO melaju dari arah timur menuju barat. Kendaraan tersebut dikemudikan oleh seorang pekerja swasta asal Tenayan Raya, Nita Efrina (35), yang saat itu membawa seorang penumpang anak berinisial UQ (6). Sesampainya di lokasi kejadian, korban sedang menyeberang jalan dari arah utara menuju selatan.
Benturan tersebut mengakibatkan balita malang itu mengalami luka serius di bagian wajah dan kepala. Warga sekitar beserta petugas sempat melarikan korban ke RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru untuk mendapatkan pertolongan medis darurat, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Kasatlantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio Bagus Wirawicaksana, membenarkan terjadinya peristiwa tersebut. Pihak kepolisian langsung turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan awal dan mengamankan pengemudi.
"Petugas sudah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi. Pengemudi kendaraan juga sudah kami mintai keterangan untuk proses penyelidikan lebih lanjut," ujarnya.
Berdasarkan pantauan kepolisian, kondisi Jalan Hangtuah saat kejadian sangat layak, beraspal lurus, dengan cuaca pagi yang cerah serta arus lalu lintas sedang. Kejadian ini diharapkan menjadi pengingat keras bagi para pengendara agar lebih mengutamakan kewaspadaan demi keselamatan bersama.
"Kami mengingatkan kepada pengendara untuk selalu waspada dan mengurangi kecepatan, khususnya di area yang berpotensi adanya pejalan kaki, terlebih anak-anak," pesan Satrio.
Hingga kini, Unit Laka Satlantas Polresta Pekanbaru masih menangani kasus tersebut secara intensif guna memastikan penyebab pasti serta mendalami indikasi kelalaian dalam berkendara di area tempat ibadah yang ramai aktivitas masyarakat. ***