
BAGANSIAPIAPI - Aksi pencurian di Bagansiapiapi, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, Riau tampaknya kian merajalela. Bahkan, hingga kini tak seorang pelaku pun ditangkap.
Seorang warga Jalan Tanah Putih, Noprio Sandi yang kerap menjadi korban pencurian mengaku tidak semangat lagi untuk melapor ke polisi karena pelakunya belum pernah tertangkap. "Pencurian rumah warga semakin meningkat, hingga sekarang pelakunya belum juga berhasil ditangkap," kata Noprio Sandi, Ahad (11/9).
Noprio mengalami pencurian bola lampu di depan rumahnya beberapa hari lalu. Ia menceritakan, ketika bangun usai shalat subuh dan membuka pintu, ia mendapati bola lampu di depan rumahnya tidak menyala lagi, setelah dicek ternyata bola lampunya telah hilang.
Untuk mengetahui pelaku pencurian, dia memutar kembali CCTV yang ada di rumahnya. Dari rekaman CCTV diketahui ada dua pelaku yang merangsek menggunakan sepeda motor.
Maling pada dini hari tersebut berhenti di depan rumah, satu diantaranya memakai baju kaos warna merah dengan lingkaran hitam di dada, memakai celana hitam, bersepatu, rambut sedang, postur tubuh agak berisi. Tidak lama kemudian, pelaku berbaju merah kembali mendekati rumah dan langsung mengambil bola lampu, setelah itu langsung berlalu.
"Setelah dicek sejumlah warga di Jalan Tanah Putih tidak mengenal maling tersebut. Kuat dugaan, maling ini bukan warga setempat, mereka mencari setiap bola lampu yang bisa diambil menggunakan tangan kosong," katanya.
Ia menambahkan, sejumlah warga lain juga sering kehilangan bola lampu, namun sampai sekarang belum diketahui siapa pelaku pencurian tersebut. "Waktu saya sampaikan kepada Ketua RT setempat, malahan dia mengeluh maraknya aksi maling dan berencana mau pindah rumah saja," kata Noprio.
Kejadian itu menurut dia merupakan yang kesekian kali dialaminya dan kali ini tidak dilaporkan. "Sudah pernah tiga kali membuat laporan kemalingan dengan kerugian lebih besar, namun sampai sekarang malingnya tak pernah tertangkap," keluh Noprio. (ant)