TEPI BARAT, GORIAU.COM -Kelompok HAM Palestina mengatakan setidaknya 30 bayi Palestina telah lahir dalam dua tahun terakhir melalui inseminasi buatan menggunakan sperma yang diselundupkan dari penjara-penjara Israel, demikian seperti yang dilansir Ma’an pada Kamis (11/12/2014).

Pusat Studi Tahanan dan HAM mengatakan bahwa kelahiran yang pertama tahun 2012, ketika Dalal al-Zein memiliki bayi lewat proses penyelundupan sperma suaminya yang telah dipenjara di Israel selama 15 tahun.

Al-Zein melahirkan bayi lagi pada tahun 2014 dengan menggunakan sampel sperma yang juga diselundupkan seperti kehamilan pertama, demikian menurut sebuah sumber.

Sebanyak 23 istri yang suaminya dipenjara telah menggunakan proses tersebut agar mempunyai keturunan, tiga di antaranya tinggal di Jalur Gaza dan sisanya berasal dari Tepi Barat.

Para Tahanan Palestina dilarang bertemu dengan istri mereka oleh Dinas Penjara setempat.***