JAKARTA, GORIAU.COM - Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono mengatakan, kereta api yang menghubungkan Stasiun Padang, Kota Padang, dengan Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kabupaten Padang Pariaman ditargetkan akan beroperasi pa-da tahun 2015.

"Target kami tahun depan kita operasikan," kata Bambang saat melakukan tinjauan jalur railbus Stasiun Padang-BIM, Kota Padang, Rabu (12/2/2014).

Menurut dia, saat ini jalur railbus yang menghubungkan Stasiun Padang dengan BIM belum rampung karena masih ada masalah pembebasan lahan yang akan dibangun jalur kereta sepanjang 4,2 kilometer dari Stasiun Duku, Kabupaten Padang Pariaman, menuju BIM dari total jalur kereta sepanjang 25 kilometer.

Pembangunan kereta api bandara Padang menyusul kereta bandara yang sudah beroperasi di Kualanamu, Sumatera Utara selain kereta bandara menuju Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng yang juga tengah dalam proses pembangunan.

Bambang mengatakan, untuk bandara-bandara kelas internasional memang akan dimaksimalkan dengan akses kereta bandara. Untuk kereta bandara Padang sudah siap digunakan, tinggal menunggu pembangunan jalur kereta selesai. Kereta tersebut didominasi warna putih yang dihiasi dengan salah satu ukiran tradisional khas Minangkabau yang bermotif daun pakis di sepanjang kedua sisi kereta.

Dalam mengerjakan proyek kereta bandara ini, pemerintah menggunakan total dana sekitar Rp 126 miliar dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) yang dikeluarkan secara bertahap untuk pengerjaan sarana, prasarana, konstruksi, jembatan, alat persinyalan dan telekomunikasi. (ant)