JAKARTA, GORIAU.COM - Para calon penumpang yang menunggu kereta di stasiun kereta api Gdansk Orunia di Gdansk, Polandia, heran ketika melihat seorang gadis usia SMP duduk dan menangis sekitar 20 menit di peron.

Para calon penumpang itu kaget sekali ketika gadis itu tiba-tiba berdiri, melepas jaketnya dan meloncat ke moncong kereta api ekspres menuju Wina, Austria.

Anaid Tutghushyan, gadis yang bunuh diri itu, diduga telah diperkosa oleh lelaki yang ditemuinya di Facebook.

Gadis malang itu berkenalan dengan seorang pria di situs perkencanan, tapi mengklaim usianya sudah 25 tahun. Setelah mereka mengobrol lama di Facebook, gadis 14 tahun itu lalu mengaku usianya baru 17 tahun, tapi itu tak menghalangi pria 40 tahun, yang diidentifikasi sebagai Krystian W., itu terus menjalin hubungan.

Mereka berdua diduga bertemu tak lama kemudian, lalu Anaid pulang sambil menangis dan bunuh diri esok harinya. Joanna, ibu Anaid, pada mulanya mengira putrinya menangis karena bertengkar dengan pacarnya.

"Saya tanya apa yang terjadi, tapi dia tak bilang apa-apa. Dia hanya menangis dan memelukku," kata Joanna, seperti dikutip Mirror Online, Senin 15 Juni 2015.

"Aku ingin bicara dengannya, tapi dia ingin pergi. Dia bilang dia akan mengobrol setelah dia pulang, tapi ternyata dia tak pernah kembali," kata Joanna.

Untuk mengetahui mengapa putri kesayangannya bunuh diri, Joanna menyelidiki akun Facebook putrinya dan menemukan percakapan Anaid dengan Krystian.

Joanna juga menemukan bahwa Krystian telah berbincang pula dengan sejumlah gadis lain. Dan, pada saat pemakaman Anaid, dia mendengar dari seorang teman bahwa Anaid telah diperkosa.

Temannya itu mengatakan bahwa Anaid meneleponnya di hari nahas itu dan mengaku telah diperkosa. Dia mencoba menelpon balik Anaid, tapi Anaid tak pernah mengangkat teleponnya.

Ketika Joanna menelepon 14 gadis lain yang pernah berhubungan dengan Krystian, dia menemukan bahwa 3 gadis mengaku telah diperkosa lelaki itu, 4 pernah coba diperkosa, dan yang lain mengaku diperas Krystian.

Gadis-gadis itu mengatakan bahwa modus Krystian sama: dia merayu mereka untuk bertemu dengan menawarkan klub eksklusif, mobil mewah dan yacht.

Polisi memastikan bahwa Krystian diketahui sudah dua kali didakwa memperkosa 2 gadis 16 tahun. Dakwaan pertama gagal karena kurang kuatnya kesaksian korban dan yang kedua sedang diselidiki. ***